200 KPM di Pekon Fajar Baru Pringsewu Terima Bantuan Sosial, Kini Bisa Dicairkan Sebagian Secara Tunai
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
- print Cetak

Pemerintah Pekon Fajar Baru Salurkan Bansos untuk 200 KPM, Pencairan Kini Lebih Fleksibel
Pringsewu (Incmedia.site) – Sebanyak 200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pekon Fajar Baru, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, menerima Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari Dana Desa. Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Pekon Fajar Baru pada Jumat, 21 Februari 2025, dalam suasana tertib dan lancar.

Download INC Media di Google play store dan nikmati update berita Setiap hari melalui smartphone Anda
Kepala Pekon Fajar Baru, Idham Cholid, menyampaikan bahwa program ini merupakan kegiatan rutin setiap triwulan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima.
“Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dan digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar penting,” ujar Idham.
BACA JUGA : Pekon Sidodadi Prioritaskan Pembangunan Jalan demi Kemajuan Masyarakat
Sementara itu, Ketua kelompok Elektronik Warung (E-Warong), Suryana, menjelaskan bahwa program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Sosial RI dan Bank Himbara untuk memastikan distribusi bantuan berjalan dengan baik.
“Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako untuk 200 KPM dilakukan melalui rekening masing-masing penerima. Sebelumnya, bantuan hanya dapat dicairkan dalam bentuk non-tunai untuk kebutuhan bahan pangan. Namun kini, sebagian bantuan, yaitu Rp 200 ribu dari total Rp 600 ribu, bisa diterima secara tunai, sementara Rp 400 ribu tetap dalam bentuk non-tunai,” terang Suryana.
BACA JUGA : Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Resmi Dilantik, Janji Maju Bersama Masyarakat
Ia menambahkan bahwa sistem pencairan ini dibuat lebih fleksibel untuk memastikan penerima bantuan dapat memenuhi kebutuhan mereka secara lebih leluasa.
“Kami tidak ingin mempersulit KPM. Dengan sistem ini, mereka masih bisa membeli bahan pangan yang dibutuhkan, tetapi juga memiliki sedikit fleksibilitas dalam penggunaan dana,” jelasnya.
Suryana juga menegaskan bahwa sistem penarikan bantuan ini telah mengalami perubahan sejak 2020 demi memastikan bahwa bantuan benar-benar digunakan untuk kebutuhan pangan.
Di akhir acara, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pekon Fajar Baru yang telah mempercayakan e-Warong sebagai penyalur bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Dengan sistem yang lebih fleksibel ini, semoga bantuan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran bagi seluruh penerima,” pungkasnya.
(Doni)
- Penulis: Redaksi




