Breaking News
light_mode

AMP Akan Layangkan Surat Audensi Ke DPRD Terkait Keluhan Aparatur Desa Dan ASN Pesawaran 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
  • print Cetak

Pesawaran, INC MEDIASaprudin Tanjung Ketua Aliansi Mayarakat Pesawaran (AMP) kembali angkat bicara terkait permasalahan Gaji Aparatur Desa di Kabupaten Pesawaran yang hingga kini tak kunjung di bayarkan.

Pihaknya juga memberikan ulasan singkat tentang Dana Bagi Hasil Pajak (DBH) Pemprov Lampung dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dikatakan Saprudin Tanjung, Gaji Aparatur desa yang tertunggak di Kabupaten Pesawaran Tahun 2021 tidak ada kaitannya dengan DBH Pemerintah Provinsi Lampung, menurutnya, DBH yang tertunggak tersebut tidak menggugurkan kewajiban Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk membayar Gaji Aparatur Desa yang bersumber dari APBD dan semua pastinya sudah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbub).

“Iya, Jadi setelah teman-teman Media memberitakan Statement saya beberapa waktu lalu terkait gaji Aparatur Desa yang belum dibayar Pemkab Pesawaran, ada pemberitaan dibeberapa Media Massa yang mengatakan bahwa gaji aparatur desa itu menunggak karena dana DBH Provinsi yang tidak cair. Statement ini sebenarnya sangat menyesatkan ya, karena gak ada sangkut pautnya DBH Pajak dari Provinsi dengan gaji Aparatur Desa, karena jelas sumbernya berbeda, yang namanya gaji Aparatur Desa ini, sumber dananya dari APBD, dan setiap Tahunnya sudah di PERBUB-kan dan itu wajib dianggarkan 12 Bulan.”Ujar Tanjung saat ditemui dikantor nya pada Selasa (17/9/2024).

ia sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi, di tahun 2021 seharusnya gaji Aparatur Desa sudah dibayarkan Full 12 bulan namun faktanya hanya 10 bulan.

“Dan di tahun 2021 itu seharusnya Aparatur Desa di bayar Full 12 Bulan sesuai dengan Perbub, tapi kenyataannya, pemerintah daerah hanya membayar 10 bulan, kemana uang yang 2 bulan itu, dan seharusnya itu gak boleh terjadi,” Sambungnya. 

Dikatakan Saprudin Tanjung kepada awak media, bahwa Pemerintah Kabupaten Pesawaran diduga sengaja mengatur siasat agar uang gaji Aparatur Desa di Tahun 2021 tersebut seolah telah di bayar 12 Bulan tetapi faktanya hanya dibayar 10 Bulan.

“Jadi Untuk menyiasati gaji Aparatur Desa ini, Pemerintah daerah seakan-akan membayar gaji yang tertunggak di Bulan November dan Desember Tahun 2021 itu dengan anggaran Tahun 2022, padahal gaji tahun 2022 itu hanya untuk 12 bulan, dan November-Desember 2021 itu tetap gak ke bayar, dan begitupun di tahun 2023.” Tuturnya. 

Tanjung mengatakan, setelah pemberitaan ini ramai dan menjadi isu hangat di Kabupaten Pesawaran, ia mendapat informasi bahwa dalam waktu dekat yaitu pada Bulan Oktober 2024, Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan segera membayar Gaji Aparatur Desa yang tertunggak selama 4 Bulan.

“Dan Saya mendengar isu ya, bahwa nanti di Bulan Oktober ini Pemda akan bayar gaji Aparatur Desa untuk 4 bulan, kalau itu memang benar terjadi, ya alhamdullilah, tapi nanti di Bulan November dan Desember 2024 saya yakin gak akan kebayar lagi, jadi yang kita pertanyakan ini, sebenernya kemana uang yang 2 Bulan di tahun 2021 itu.” Ujar tanjung. 

Tak sampai disitu, dilain hal, Tanjung mengatakan bahwa ada beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Pesawaran yang menemuinya dan berkeluh-kesah, banyak dari mereka belum menerima uang tunjangan kinerja (tukin) dan Rapel kenaikan gaji sebesar 8% yang belum di bayar oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

“Oiya, Beberapa ASN kemarin juga meminta kepada saya untuk mempertanyakan uang tunjangan kinerja dan Rapel kenaikan gaji 8% yang belum di bayar, kata mereka: di Kabupaten-kabupaten lain sudah cair, kok kita disini belum ya bang. Saya kira uang dari pusat juga sudah turun, dan di kabupaten-kabupaten lain setelah kita cek juga sudah dibayar semua. Saya rasa itu hak mereka yang harus segera di bayar oleh Pemda, kita disini masih berniat baik ya, kita kasih kesempatan buat pemerintah daerah supaya ini semua dapat segera terbayar, ” Pinta Tanjung. 

Baca Juga : Ketua AMP : Gaji Aparatur Desa di Kabupaten Pesawaran Hanya dibayarkan 10 Bulan pertahun

Saat awak media mempertanyakan langkah apa yang akan diambil oleh Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) terkait persoalan-persoalan yang terjadi di Kabupaten Pesawaran, Saprudin Tanjung mengatakan, bahwa AMP akan segera menyurati DPRD Kabupaten Pesawaran untuk meminta segera diadakan rapat dengar pendapat (RDP).

“Iya jadi untuk langkah yang akan AMP ambil terkait keluhan-keluhan Aparatur Desa beserta ASN ini, kita akan segera melayangkan surat Audiensi ke DPRD Pesawaran, dan kita akan lihat kinerja dari dewan-dewan yang baru terpilih ini, saya berharap rekan-rekan di dewan ini bukan hanya mengesahkan anggaran saja, tetapi aktif di dalam pengawasan kinerja pemerintahan, semoga anggota-anggota dewan yang terpilih ini bisa lebih konsentrasi lagi dalam menangani Permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kabupaten Pesawaran,” Tutupnya.

 

(Feb)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seruan Ketum DPP BPDI Lampung Dukung Pilkada 2024 Damai, Bermartabat Dan Berkualitas 

    Seruan Ketum DPP BPDI Lampung Dukung Pilkada 2024 Damai, Bermartabat Dan Berkualitas 

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Usai Pemilihan Umum 2024, masyarakat Indonesia kembali menyambut Pilkada Serentak 2024. Jelang pelaksanaan pemungutan suara pada 27 November 2024, suhu politik di tanah air kembali memanas. Setelah tuntasnya pemungutan dan rekapitulasi suara pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif 2024, masyarakat Indonesia akan segera menyambut Pilkada Serentak 2024. […]

  • Kasus Kematian Riyas: Kapolres Lampung Timur Tegaskan Komitmen Ungkap Pembunuhan Kader Fatayat NU

    Kasus Kematian Riyas: Kapolres Lampung Timur Tegaskan Komitmen Ungkap Pembunuhan Kader Fatayat NU

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Kapolres Pastikan Kasus Kematian Riyas Menjadi Prioritas LAMPUNG TIMUR, INC MEDIA – Kasus kematian Riyas kembali menjadi perhatian publik setelah Kapolres Lampung Timur, AKBP Heti Patmawati, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pengungkapan perkara yang menimpa Riyas Nuraini, kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahim Kamtibmas yang digelar […]

  • Dari Durian hingga Gazebo: Pekon Margosari Maju dengan Pemberdayaan dan Pembangunan

    Dari Durian hingga Gazebo: Pekon Margosari Maju dengan Pemberdayaan dan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (Incmedia.site) – Pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, terus menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Agus, selaku Bendahara Pekon, menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan bersama. Salah satu potensi unggulan Pekon Margosari adalah hasil bumi berupa durian. Bahkan, tahun lalu Pekon ini sukses menggelar Festival Durian yang menjadi […]

  • DPO Curanmor Dibekuk dalam Penyekatan Jalur, Pelaku Ditangkap di Candipuro

    DPO Curanmor Dibekuk dalam Penyekatan Jalur, Pelaku Ditangkap di Candipuro

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DPO Curanmor Dibekuk dalam Operasi Penyekatan Lampung Selatan, INC MEDIA — DPO curanmor dibekuk aparat kepolisian saat hendak melarikan diri ke luar daerah. Pelaku berinisial T.A.U. (28) ditangkap dalam operasi penyekatan kendaraan di wilayah Desa Sinar Pasmah, Kecamatan Candipuro, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Penangkapan ini dilakukan oleh jajaran Polsek Candipuro setelah menerima informasi […]

  • Diduga Oknum Aparatur Dan PSM Pekon Bulukarto Pringsewu Lakukan Pungli

    Diduga Oknum Aparatur Dan PSM Pekon Bulukarto Pringsewu Lakukan Pungli

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu, INC MEDIA — Dugaan pungutan liar (pungli) terhadap warga miskin yang ingin mengaktifkan kartu BPJS kembali terjadi. Kali ini, oknum aparatur Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, diduga kuat melakukan pungli hingga Rp700.000,. Dikutip dari Teropong Indonesia news,Diherman, seorang warga, menceritakan bahwa dirinya diminta uang sebesar Rp700.000,- oleh oknum yang berinisial Agus, PSM […]

  • Surat Damai Siswi SMP Disorot LPAI, Sekolah Diperingatkan Tak Langgar Hak Anak

    Surat Damai Siswi SMP Disorot LPAI, Sekolah Diperingatkan Tak Langgar Hak Anak

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Kasus surat damai siswi SMP dalam dugaan perundungan kembali memantik perhatian publik. Pernyataan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Provinsi Lampung, Andi Lian,SH.,MH yang diterima redaksi pada 21 April 2026, menegaskan bahwa penanganan kasus anak tidak boleh dilakukan secara sepihak oleh sekolah. Surat Damai Siswi SMP Disorot: Sekolah Diminta Tidak Gegabah […]

expand_less