Breaking News
light_mode

LSM LANTANG Ungkap Dugaan Korupsi Fantastis di Sekretariat DPRD Pringsewu, Siap Lapor Kejaksaan

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • print Cetak

LSM LANTANG Ungkap Dugaan Pemborosan Anggaran Fantastis di Sekretariat DPRD Pringsewu, Siap Gelar Aksi Demonstrasi

Pringsewu, INC MEDIA — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LANTANG menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut transparansi dan akuntabilitas anggaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu. Aksi ini digagas setelah ditemukannya dugaan penyimpangan dan pemborosan anggaran tahun 2023 dan 2024 yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Download aplikasi INC MEDIA di Google play store sekarang, nikmati berita terkini setiap hari melalui smartphone Anda.

Ketua LSM LANTANG, Arapat S.H., mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah data dan bukti kuat terkait indikasi penggelembungan anggaran (mark-up), pemecahan paket kegiatan untuk menghindari proses tender, serta dugaan praktik fiktif dalam Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Menurut Arapat, pola-pola ini menunjukkan adanya upaya sistematis untuk memperkaya diri oleh oknum-oknum di Sekretariat DPRD.

“Anggaran negara digunakan secara tidak wajar. Ada indikasi kuat dana digunakan demi kepentingan pribadi, mulai dari belanja ATK hingga biaya perjalanan dinas yang mencapai miliaran rupiah,” ujar Arapat.

BACA JUGA : Infrastruktur Meningkat, Warga Pekon Pujiharjo Apresiasi Pembangunan Jalan Rabat Beton

Rincian Penggunaan Anggaran yang Diduga Menyimpang

Tahun 2023

Beberapa pos anggaran yang menjadi sorotan, antara lain:

• Belanja Makanan dan Minuman Rapat: Rp 1.758.860.000

• Belanja Perjalanan Dinas Biasa: Rp 10.182.295.000 (14 item kegiatan)

• Belanja Alat Tulis Kantor (ATK): Rp 563.357.400 (20 item)

• Surat Kabar/Koran: Rp 1.084.400.000 (4 item)

• Belanja Iklan, Pemotretan, Reklame: Rp 471.000.000

• Belanja Sewa Audio Visual: Rp 240.000.000

• Belanja Natura (minuman, gula, teh, kopi): Rp 105.500.000

Selain itu, tercatat pula pengeluaran untuk pembersihan gedung (cleaning service) senilai Rp 190 juta, serta pengadaan mebel yang menelan biaya hingga Rp 168 juta.

Tahun 2024

Pada tahun berikutnya, LSM LANTANG menemukan:

• Belanja Perjalanan Dinas Biasa: Rp 15.368.704.000 (15 item kegiatan)

• Pelatihan/Kursus Singkat: Rp 1.677.000.000

• Langganan Koran dan Majalah: Rp 823.100.000

• Belanja Fotocopy: Rp 109.088.836

• Jamuan Tamu dan Rapat: Total lebih dari Rp 1 miliar

• Pemasangan Gerbang Pos Jaga: Rp 100.000.000

“Pengeluaran-pengeluaran ini bukan hanya tidak masuk akal, tapi juga menyalahi prinsip efisiensi anggaran. Bahkan, kegiatan perjalanan dinas yang dilakukan saat bulan Ramadhan dan hari libur juga menjadi sorotan karena dinilai tidak efektif dan berpotensi fiktif,” kata Arapat.

BACA JUGAPolres Pesawaran Raih Juara 2 Lomba 3 Pilar Kamtibmas, Terima Penghargaan dari Kapolda Lampung

Dugaan Manipulasi Proyek dan Konflik Kepentingan

LSM LANTANG juga menduga adanya pengondisian lelang proyek secara terstruktur. Proses pengadaan barang dan jasa diduga dimanipulasi melalui peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk memenangkan rekanan yang memiliki hubungan dekat dengan oknum pejabat tertentu.

“Jika terbukti ada kolusi dalam penunjukan pemenang tender, maka ini sudah mengangkangi UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli. Jika melibatkan pejabat negara, bisa dijerat dengan UU Tipikor,” tegas Arapat.

Desakan Serius kepada Penegak Hukum

Melihat potensi kerugian negara yang besar, LSM LANTANG mendesak agar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Polda Lampung segera turun tangan. Arapat menyatakan bahwa bila tidak ada tindakan konkret, pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa dan menyerahkan bukti-bukti pelanggaran ke institusi penegak hukum.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kalau perlu, kasus ini kami bawa ke pusat. Ini bukan hanya soal uang negara, tapi soal kepercayaan rakyat terhadap lembaga legislatif,” tandasnya.

PENUTUP

Aksi demonstrasi yang direncanakan LSM LANTANG bukan sekadar bentuk protes, tetapi dorongan moral agar pemerintah dan aparat hukum benar-benar serius memberantas korupsi di tubuh birokrasi. Dugaan penyimpangan anggaran di Sekretariat DPRD Pringsewu ini menjadi peringatan keras bahwa transparansi dan pengawasan harus diperkuat di semua lini pemerintahan.

(Laporan: Doni – INC MEDIA)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Untuk Masyarakat, Kapolres Pesawaran Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu secara Door to door

    Polri Untuk Masyarakat, Kapolres Pesawaran Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu secara Door to door

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Polres Pesawaran , Polda Lampung – Dalam semangat berbagi dan kepedulian di bulan suci Ramadhan 1446 H, Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy, S.H., S.I.K., M.M., melaksanakan kegiatan bakti sosial (Bansos) dengan membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu di Dusun Kejadian Desa Kurungan nyawa Kec. Gedong Tataan, Kab. Pesawaran, Rabu […]

  • 72 KPM di Jatimulyo Terima BLT Dana Desa 2025.

    72 KPM di Jatimulyo Terima BLT Dana Desa 2025.

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Jatimulyo, Lampung Selatan, INC MEDIA, – Pemerintah Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, melaksanakan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Acara ini berlangsung di Balai Desa Jatimulyo pada Kamis, 20 Maret 2025. Sebanyak 72 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan langsung tunai untuk periode Januari hingga Maret 2025 dengan […]

  • Kapolda Lampung Helfi Assegaf: Korban Pengeroyokan Lampung Minta Keadilan Usai Luka Parah

    Kapolda Lampung Helfi Assegaf: Korban Pengeroyokan Lampung Minta Keadilan Usai Luka Parah

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Resmi Januari, SH
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – Kasus pengeroyokan Lampung yang menimpa warga Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Kurnia Islami Firdaus, kini menjadi sorotan setelah korban meminta langsung perhatian tegas dari Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Kasus ini tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: […]

  • Tiyuh Marga Sari di Tubaba, Realisasikan Program Dana Desa (DD) Tahun 2024.

    Tiyuh Marga Sari di Tubaba, Realisasikan Program Dana Desa (DD) Tahun 2024.

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    TUBABA, INC MEDIA, – Pemerintah Tiyuh Marga Sari Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, pada tahun anggaran 2024 telah merealisasikan Program pembangunan Dana Desa (DD) dengan total anggaran sebesar Rp.795.196.000 Anggaran tersebut dilaksanakan melalui bebarapa tahap yaitu Tahap 1 Rp.354.118.400 dan Tahap 2 Rp.441.077.600. Dikatakan Kepala Tiyuh NASIMIN bahwa program tersebut untuk […]

  • Pentingnya Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Kebutuhan Pokok, Menurut Ketua DPC GRIB JAYA Pringsewu

    Pentingnya Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Kebutuhan Pokok, Menurut Ketua DPC GRIB JAYA Pringsewu

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (incmedia.site) — Edi Erwanto, Ketua DPC GRIB JAYA Pringsewu, mengingatkan kepada masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM), agar memanfaatkan bantuan dari pemerintah dengan sebaik-baiknya. Baik bantuan tunai maupun non tunai, diharapkan digunakan untuk membeli bahan pokok makanan sesuai dengan tujuan program yang telah ditetapkan oleh pemerintah. “Penting bagi masyarakat untuk memastikan bantuan yang diterima […]

  • Temuan DPRD Lampung Timur Diduga Mengarah Korupsi, Pola Penyimpangan Anggaran Berulang Sejak 2022

    Temuan DPRD Lampung Timur Diduga Mengarah Korupsi, Pola Penyimpangan Anggaran Berulang Sejak 2022

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Timur, INC MEDIA – Temuan DPRD Lampung Timur kembali menjadi sorotan setelah data pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap pola penyimpangan anggaran yang berulang sejak 2022 hingga pertengahan 2025. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang disandang Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kini dipertanyakan publik, menyusul munculnya dugaan penyalahgunaan anggaran di lingkungan Sekretariat DPRD setempat. […]

expand_less