Breaking News
light_mode

Heboh! Oknum Kepala Dusun di Lampung Selatan Tertangkap Video Pakai Sabu, Warga Desak Polisi Tangkap Segera!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

Lampung Selatan (INC Media) — Salah satu Oknum Kepala Dusun (Kadus) Desa Malang Sari, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. 

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Dugaan ini mencuat, setelah sebuah rekaman video yang memperlihatkan Oknum Kadus berinisial “T” sedang menggunakan narkotika jenis sabu diterima oleh Media ini, dari sumber anonim yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA : Pasca Pilkada 2024,Kapolda Lampung Gass Pol Sikat Narkoba, Korupsi, dan Judi Sesuai Arahan Presiden

Sontak Video tersebut memicu keresahan di kalangan masyarakat desa. Warga menuntut agar aparat penegak hukum segera menangkap dan memproses hukum oknum Kadus tersebut.

“ Kami sangat kecewa. Kadus seharusnya memberikan teladan, bukan malah melakukan hal yang memalukan seperti ini. Kami berharap polisi segera menangkapnya dan memastikan dia dihukum sesuai undang-undang,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan, pada Selasa (23/1/2025).

Sementara itu Kepala Dusun (Kadus) T saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa yang terlihat di video tersebut memang dirinya.

BACA JUGA : SPBU 24.353.150 Gading Rejo Diduga Terlibat Mafia Pengepul Solar Subsidi, Masyarakat Kecewa Tak Kebagian BBM

” Wa’alaikumsalam, Iya mas itu video sudah lama, terus aku merasa terjebak mas, dan itu yang pertama dan terakhir mas. Dan sampai sekarang aku nggak pernah nyentuh lagi,” Jelas Kadus T, Kamis (23/1/2024).

Pasal yang Akan Menjerat

Jika terbukti menggunakan narkotika jenis sabu, oknum Kadus tersebut dapat dijerat dengan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun. 

Warga Mendesak Polisi Bertindak Cepat

Keresahan warga semakin memuncak. Mereka berharap tindakan tegas segera diambil untuk menjaga nama baik desa dan memberikan efek jera kepada Oknum Kadus tersebut. 

“ Kami tidak mau desa kami dicap buruk karena ulah oknum seperti ini. Polisi harus segera menangkap dan mengungkap kebenarannya,” ujar seorang warga lainnya dengan nada kesal.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga, termasuk orang tua dari Kadus yang bersangkutan, belum dapat dimintai keterangan terkait dugaan kasus ini.

Adanya dugaan kasus penyalahgunaan narkoba ini oleh aparatur desa menjadi pengingat pentingnya integritas dan moralitas pemimpin desa dalam menjaga kepercayaan masyarakat. (Redaksi)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potongan Kaki Petani Korban Serangan Harimau Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA — Potongan kaki Karim Yulianto warga Kecamatan Suoh, Lampung Barat yang tewas setelah diserang seekor Harimau Sumatera ditemukan. Potongan kaki Karim ditemukan oleh tim gabungan saat tengah melakukan penyisiran hutan untuk memasang kamera trap. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik membenarkan adanya temuan tersebut. “Benar, tim gabungan penanganan konflik Harimau […]

  • Eksekusi SHM 0299 Disorot, PN Kalianda Diminta Cermati Fakta Hukum Baru

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Eksekusi SHM 0299 yang berkaitan dengan objek tanah di Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, kembali menjadi sorotan. Pada 15 Agustus 2026, DPD Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Provinsi Lampung menyampaikan pemberitahuan mengenai fakta hukum baru kepada Ketua Pengadilan Negeri Kalianda. BPAN menyatakan […]

  • FORMADES Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Peredaran Pupuk Palsu

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Jakarta, INC MEDIA,  – Forum Membangun Desa (FORMADES) mengecam keras peredaran pupuk palsu yang telah merugikan petani hingga Rp 3,2 triliun. Kasus ini dianggap sebagai bentuk kejahatan serius yang mengancam keberlanjutan sektor pertanian, sekaligus memukul perekonomian petani yang sudah tertekan oleh berbagai persoalan lain seperti kelangkaan pupuk subsidi, rendahnya harga hasil tani, dan tingginya biaya produksi. […]

  • Kejari Langsa Selidiki Dugaan Pemerasan Dana Revit, Plt Kadisdik Diminta Keterangan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LANGSA, INC MEDIA — Kejari Langsa mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap kepala sekolah penerima bantuan Dana Revitalisasi Satuan Pendidikan (Revit) PAUD, SD, dan SMP di Kota Langsa Tahun Anggaran 2026. Penyidik meminta keterangan dari sejumlah pihak untuk mengurai fakta dan memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam pelaksanaan program […]

  • Tragedi di Kedaton: Mahasiswi Asal Way Kanan Meninggal Diduga Akibat Aborsi Ilegal

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Suasana pagi di sebuah kamar kos di kawasan Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (19/6/2025), mendadak berubah sunyi dan menggetarkan hati. Seorang mahasiswi berinisial SL (20), asal Kecamatan Kasui, Way Kanan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Perempuan muda yang sedang menempuh pendidikan tinggi itu meregang nyawa dalam kondisi mengenaskan, diduga akibat praktik […]

  • Realisasi Dana Desa Tiyuh Mulya Sari 2024 Dipertanyakan, Diduga Terjadi Mark-Up, Kepalo Tiyuh Bungkam

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Realisasi anggaran Dana Desa (DD) tahun 2024 di Tiyuh Mulya Sari, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menuai sorotan dan pertanyaan publik. Pasalnya, pelaksanaan pembangunan fisik dan non-fisik yang bersumber dari DD tahun ini diduga menjadi ajang korupsi, dengan indikasi kuat adanya praktik mark-up dalam berbagai kegiatan. Saat […]

expand_less