Breaking News
light_mode

Krisis Air Pulau Pisang, BBWS Mesuji Sekampung Perbaiki Pipa Bawah Laut 11 Km

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

Krisis Air Pulau Pisang Lumpuhkan Suplai Air Bersih

Pesisir Barat, INC MEDIA — Krisis Air Pulau Pisang sempat melumpuhkan distribusi air bersih bagi sekitar 1.800 jiwa di enam pekon di Pulau Pisang, Kabupaten . Gangguan itu terjadi akibat terputusnya jaringan pipa bawah laut yang menjadi tulang punggung suplai air baku dari daratan Sumatera ke wilayah kepulauan tersebut.

Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP-2) dari bergerak cepat begitu menerima laporan kerusakan. Infrastruktur yang terdampak bukan sekadar pipa biasa, melainkan jaringan vital sepanjang kurang lebih 11 kilometer yang selama ini menopang kebutuhan air bersih masyarakat Pulau Pisang.

Tanpa pasokan dari jaringan tersebut, aktivitas rumah tangga, layanan kesehatan, hingga kegiatan produktif warga terancam terganggu.


Perbaikan Pipa Bawah Laut 11 Kilometer

Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP), MF. Yuniar, memimpin langsung proses perbaikan. Ia mengoordinasikan tim teknis bersama personel selam dari Jakarta, termasuk unsur Pasukan Katak TNI-AL, untuk memastikan penyambungan pipa di bawah laut dilakukan secara presisi.

Dok.foto istimewa: peta navigasi menunjukkan koordinat jalur laut di perairan selatan Sumatera, sekitar wilayah Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Titik penanda memperlihatkan lokasi perkiraan gangguan jaringan pipa bawah laut yang mensuplai air bersih sepanjang kurang lebih 11 kilometer ke Pulau Pisang.

Dalam rilisnya, BBWS menyampaikan bahwa perbaikan jaringan jalur pipa bawah laut tersebut merupakan langkah krusial karena pipa itu adalah satu-satunya jaringan yang mensuplai air baku atau air bersih bagi warga Pulau Pisang.

Perbaikan jaringan jalur pipa bawah laut ini sangat krusial karena pipa tersebut adalah jaringan yang mensuplai air baku atau air bersih untuk kebutuhan warga di Pulau Pisang, dengan panjang kurang lebih 11 kilometer,” ujar MF. Yuniar.

BACA JUGA: Realitas Pembangunan Kota Metro: Antara Janji Kampanye dan Fakta Lapangan

Selama empat hari, tim bekerja melakukan identifikasi titik kerusakan, pengangkatan bagian pipa yang terputus, hingga penyambungan ulang. Setelah uji coba teknis dilakukan, aliran air dinyatakan kembali normal.


Respons Cepat dan Manfaat bagi Warga

Kecepatan respons menjadi kunci dalam menangani Krisis Air Pulau Pisang. Dalam konteks wilayah kepulauan, keterlambatan perbaikan bisa memicu krisis sosial dan kesehatan yang lebih luas. Air bersih merupakan kebutuhan dasar sekaligus fondasi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalui perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyampaikan apresiasi atas langkah sigap BBWS Mesuji Sekampung. Pemerintah daerah menilai koordinasi lintas instansi tersebut berhasil mencegah dampak berkepanjangan.

Selain memulihkan distribusi air, perbaikan ini memperkuat ketahanan infrastruktur sumber daya air di wilayah pesisir. Jaringan sepanjang 11 kilometer itu kini kembali berfungsi sebagai penghubung vital antara sumber air di daratan dan masyarakat Pulau Pisang.


Komitmen Menjaga Aset Negara

BBWS Mesuji Sekampung juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga infrastruktur publik.

Keterlibatan masyarakat serta menjaga aset negara yang dibangun pemerintah untuk kepentingan publik dan kesejahteraan warga menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Yuniar.

BACA JUGA: Ormas PETIR Kota Metro Desak Proses Hukum Debt Collector Tegas

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada tahap konstruksi. Pemeliharaan dan pengawasan menjadi bagian integral dari tata kelola sumber daya air yang berkelanjutan.

Dengan pulihnya jaringan pipa bawah laut, Krisis Air Pulau Pisang kini teratasi. Distribusi air kembali mengalir, dan denyut kehidupan masyarakat kepulauan itu pun kembali normal. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ketahanan infrastruktur air adalah syarat mutlak bagi stabilitas sosial dan pembangunan daerah.| Red


TAG:

BBWS Mesuji Sekampung, Pulau Pisang, Pesisir Barat, krisis air, Lampung, infrastruktur air, pipa bawah laut, MF Yuniar

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Increase Your Productivity as an Online Web Designer

    Increase Your Productivity as an Online Web Designer

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Sine sed diffundi proximus. Super minantia praeter temperiemque scythiam. Posset: nix aliis acervo magni acervo temperiemque formaeque. Pinus locis? Liquidum montibus quia dedit sui orba margine reparabat. Evolvit mundum nuper pontus. Liquidum iunctarum regna pontus totidem freta qui hominum frigore. Tumescere quae suis. Qui quisquis. Omni possedit seductaque sibi. Densior undis habitabilis peragebant passim mea. […]

  • Erick Thohir Angkat Maret Samuel Sueken Jadi Komisaris Independen PT. Rekayasa Industri 

    Erick Thohir Angkat Maret Samuel Sueken Jadi Komisaris Independen PT. Rekayasa Industri 

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Jakarta, INC Media, Menteri BUMN, Erick Thohir, mengangkat Ketua Umum (Ketum) Jaringan Kebijakan Pembangunan (JPKP), Maret Samuel Sueken, sebagai Komisaris Independen PT. Rekayasa Industri (Rekind).  Hal itu diketahui berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor : 32713/A/HK/A0202/ET/2024 tanggal 19 Oktober 2024, yang isinya mengangkat Maret Samuel Sueken sebgai Komisaris Independen PT. Rekayasa Industri (Rekind).  PT. […]

  • Kurnain Soroti Kinerja Notaris dan BPN: Kenapa Proses Balik Nama Tanah Bisa Berlarut-larut?

    Kurnain Soroti Kinerja Notaris dan BPN: Kenapa Proses Balik Nama Tanah Bisa Berlarut-larut?

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Kurnain Kawal Kasus Tanah Kader NasDem, Soroti Kinerja Notaris dan BPN Tanggamus, INC MEDIA – Ketua DPD Partai NasDem Tanggamus, Kurnain, menanggapi polemik sengketa pertanahan yang dialami kadernya, Adi Putra Amril, di Kota Bekasi, Jawa Barat. Ia menilai ada kejanggalan dalam proses balik nama tanah dan menyoroti kinerja Notaris serta BPN yang dinilai lamban dalam […]

  • Terkait Kasus Aset Kemenag, Kejati Geledah Kantor ATR BPN Provinsi Lampung dan Lampung Selatan 

    Terkait Kasus Aset Kemenag, Kejati Geledah Kantor ATR BPN Provinsi Lampung dan Lampung Selatan 

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung (INC Media) — Kejati Lampung melakukan penggeledahan Kantor ATR BPN Provinsi Lampung dan Lampung Selatan. Penggeledahan ini berkaitan dengan aset Kementerian Agama Provinsi Lampung. Asisten Pidana Khusus Kejati Lampung, Armen Wijaya menjelaskan pihaknya menemukan tindak pidana atas peralihan sertifikat tanah yang kembali ditertibkan atas nama perseorangan. “Jadi penggeledahan di kantor ATR BPN berkaitan dengan […]

  • Dugaan Penipuan P3K Pesawaran: Rp70 Juta Melayang, Korban Tuntut Kepastian Hukum

    Dugaan Penipuan P3K Pesawaran: Rp70 Juta Melayang, Korban Tuntut Kepastian Hukum

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Dugaan Penipuan P3K Pesawaran mencuat dan mengguncang publik. Sejumlah warga mengaku dirugikan setelah menyerahkan uang puluhan juta rupiah dengan janji kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Total dana yang disebut mengalir dalam kasus ini mencapai Rp70 juta, namun hingga kini status kelulusan tak pernah diperoleh dan uang tak kunjung kembali. […]

  • Prabowo Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih di 70.000 Desa, Bangun Ekonomi Lokal dan Swasembada Pangan

    Prabowo Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih di 70.000 Desa, Bangun Ekonomi Lokal dan Swasembada Pangan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Konferensi pers terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/3/2025). Jakarta (incmedia.site) — Presiden RI Prabowo Subianto resmi menginisiasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang akan dibangun di 70.000 desa di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa dengan menampung hasil pertanian masyarakat. Keputusan ini diambil dalam rapat bersama […]

expand_less