Breaking News
light_mode

Lampu Penerangan Jembatan Way Sekampung Mati Setahun, Warga Serukan Tindakan Cepat Agar Tidak Terjadi Hal Tak Diinginkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
  • print Cetak

Pringsewu (Incmedia.site) — Kondisi gelap gulita di Jembatan Way Sekampung 1, yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Pringsewu, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Selama lebih dari setahun, lampu penerangan di jembatan terpanjang di Provinsi Lampung ini tidak pernah terisi pulsa listrik, sehingga menambah risiko kecelakaan dan tindak kejahatan di area tersebut, terutama pada malam hari.

Download INC Media di Google play store dan nikmati update berita Setiap hari melalui smartphone Anda

Jembatan Way Sekampung 1 yang membentang sepanjang 400 meter ini menghubungkan Desa Lugusari dan Pekon Fajar Baru, serta menjadi jalur utama bagi warga setempat maupun pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan alam di sekitar Way Sekampung, termasuk para pemuda yang sering berkunjung saat malam.

Salah satu warga, Iwan, yang akrab disapa Buang, mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi tersebut.

 “Jembatan ini sangat gelap, apalagi kalau malam. Harus ada lampu penerangan di sini, karena ini adalah jalan penghubung antar desa di dua kecamatan,” katanya saat ditemui di lokasi pada Rabu (19/2/2025).

Selain itu, Buang juga menyoroti kondisi jalan menuju jembatan yang memiliki tikungan tajam dan turunan, yang semakin menambah bahaya bagi pengendara saat malam hari.

“Jalan menuju jembatan ini sangat rawan. Banyak kendaraan yang lewat, termasuk yang datang dari Pekon Fajar Baru dan Bandar Lampung,” tambahnya.

BACA JUGA : Strategi Cerdas Pekon Lugu Sari: Pemanfaatan Anggaran Desa untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

Kondisi jembatan yang gelap, menurut Buang, berpotensi menambah risiko kecelakaan maupun tindak kejahatan.

 “Penerangan lampu di jembatan sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan kejahatan, terutama saat malam,” ujarnya.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Senada dengan Buang, Wahyudin, warga lain yang sering melintasi jembatan ini untuk berkebun, juga merasa resah dengan kondisi tersebut.

“Lampu di jembatan sudah setahun mati, itu sangat berbahaya. Selain untuk mencegah kecelakaan, banyak warga yang suka memancing di sungai di malam hari, jadi kalau gelap bisa bahaya,” katanya.

Selain itu, Wahyudin juga menceritakan bahwa kondisi jembatan yang gelap pernah membuatnya terkejut saat melihat beberapa pemuda nongkrong di sekitar jembatan dengan motor yang diparkir di tepi jembatan.

“Gelap banget, saya terkejut melihat mereka di sana,” ujarnya.

Mengenai siapa yang bertanggung jawab atas penerangan lampu, Wahyudin mendengar bahwa wewenang tersebut berada di Balai Besar Provinsi Lampung, namun kemudian dialihkan kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Pringsewu. 

“Kami berharap pihak terkait segera mengambil langkah untuk menghidupkan kembali lampu penerangan di jembatan demi keselamatan bersama,” harapnya.

BACA JUGA : 2 DPO Penganiayaan Terhadap Imam Ardiansyah, Masih dalam Pengejaran Polda Lampung

Wahyudin menegaskan pentingnya tindakan cepat dari pemerintah, mengingat potensi bahaya yang mengintai.

“Kalau sampai terjadi pembegalan atau kecelakaan, apalagi sampai korban jatuh ke sungai, ini bisa jadi sangat sulit diungkap. Kami berharap pihak berwenang segera mengatasi masalah ini,” pungkasnya.

(Doni)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wiraswasta di Bandar Lampung Melapor ke Propam Polda Lampung, Mengaku Dicekik oleh Oknum Penyidik

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Seorang warga Bandar Lampung bernama Sadam Husen (34) melaporkan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum penyidik inisial AIPTU S kepada Propam Polda Lampung. Laporan tersebut telah diterima dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan nomor SPSP2/31/III/2025/Subbagyanduan. Polda Lampung pada 10 Maret 2025. Berdasarkan informasi dalam laporan, peristiwa ini terjadi […]

  • Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA, Siap Jalankan Misi Perdamaian di Afrika Tengah

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, INC MEDIA – Polri lepas 140 personel FPU 8 MINUSCA untuk menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah. Sebanyak 140 personel yang terdiri dari 114 polisi laki-laki (Polki) dan 26 polisi wanita (Polwan) akan menjalankan tugas selama 12 bulan di Bangui. Pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA […]

  • Warga Geram Dugaan Korupsi Kades Purwodadi Simpang, Netizen Desak Aparat Turun Tangan – Sorotan Tajam pada Transparansi Pemerintahan Desa

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Setelah mencuatnya dugaan penyalahgunaan aset bantuan oleh Kepala Desa Purwodadi Simpang, Lamidi S.E., gelombang reaksi warga di media sosial kian memanas. Netizen tak tinggal diam—mereka mulai bersuara lantang di kolom komentar, bahkan menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan di desa-desa lain seperti Sindang Sari dan Wonodadi, Kecamatan Tanjung Bintang. Komentar pedas […]

  • Lampung Jalur Favorit Penyelundupan Burung Liar

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard

  • Rosan Roeslani Perangi Premanisme Ormas: BYD hingga Vinfast Jadi Korban, Polri Turun Tangan!

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani sudah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pemerintah pemda  Jakarta, INC MEDIA — Pemerintah pusat bersikap tegas terhadap aksi premanisme ormas yang makin meresahkan dunia investasi. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pemerintah […]

  • Mulai 2 Januari 2025 pemerintah Salurkan 4 Bantuan bagi lansia usia 60 tahun ke Atas 

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, (INC Media) — Pemerintah Indonesia pada tahun 2025 menyalurkan bantuan sosial bagi lansia yang berusia 60 tahun ke atas untuk memastikan kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan dasar. Mengutip dari media okeflores.com pada (2/1/2025) Berikut 4 bantuan sosial (Bansos) yang akan cair pada tahun 2025 untuk KPM lansia : KLJ (Kartu Lansia Jakarta) Program Kartu Lansia […]

expand_less