LSM Gempur Bongkar Dugaan Skandal Proyek Wisata Pemancingan: APBD Hanya Jadi Bancakan?
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
- print Cetak

Tubaba, INC MEDIA – Proyek pembangunan taman wisata pemancingan yang digagas oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2024 kini menjadi sorotan tajam. Masyarakat mulai mencium aroma kejanggalan dalam proyek ini, yang diduga hanya menjadi ajang bancakan anggaran daerah.
Tak tinggal diam, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Gempur) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dan Tubaba ikut bersuara lantang. Ketua LSM Gempur, Ahmad Saripudin, menegaskan bahwa Aparat Penegak Hukum (APH) harus segera turun tangan menyelidiki proyek yang menuai banyak keluhan ini.
“Dari berbagai pemberitaan yang beredar, ada banyak indikasi permasalahan pada proyek taman wisata pemancingan tersebut. Ini bukan sekadar isu, melainkan fakta yang butuh tindak lanjut serius. APH harus segera bertindak, minimal dengan memanggil pihak rekanan dan PUPR untuk klarifikasi,” ujar Ahmad Saripudin saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Senin (10/03/2025).
BACA JUGA : BPK Ungkap Hibah Bermasalah Pemkab Tubaba, Miliaran Rupiah Mengalir ke Polres dan Kejaksaan
Tak berhenti di situ, Ahmad juga mengancam akan membawa masalah ini ke ranah hukum jika tak ada tindakan nyata.
“Jika diperlukan, kami akan turun langsung melakukan investigasi lapangan sebelum mengajukan laporan resmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) maupun Tim Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Tubaba,” tegasnya.
Proyek Sarat Masalah?
Proyek yang dijalankan oleh CV. Global Konstruksi sebagai pelaksana dan CV. Laras Cipta sebagai konsultan pengawas ini menelan anggaran sebesar Rp 312.832.000. Namun, alokasi dana tersebut justru menimbulkan kecurigaan karena beberapa indikasi berikut:
Jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan realisasi di lapangan.
Dugaan mark-up anggaran yang menyebabkan hasil proyek tidak sebanding dengan dana yang digelontorkan.
BACA JUGA : Pembangunan Taman Wisata Pemancingan Tubaba Dinilai Gagal Total, Dana Besar Diduga Dikorupsi!
Proyek terkesan mangkrak sebelum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Diduga proyek ini hanya ‘akal-akalan’ Pemkab tanpa mempertimbangkan kebutuhan warga.
Dengan begitu banyak kejanggalan, masyarakat kini menantikan bagaimana kelanjutan kasus ini. Apakah APH akan bergerak cepat mengusut dugaan penyimpangan proyek wisata pemancingan ini? Atau proyek ini akan berlalu begitu saja seperti banyak kasus lainnya?
Kita tunggu kelanjutan kisahnya! (Tim)
- Penulis: Haris Efendi





