Pringsewu (Incmedia.Site) – Musyawarah Dusun (Musdus) adalah salah satu tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan yang bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Hal ini telah dilakukan oleh Pekon Sukorejo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu.

Kaur Perencanaan Pekon Sukorejo, Anis Mamluatun Nikmah, S.Pd, yang mewakili Penjabat (PJ) Sunoto, S.E, menyampaikan.
“Saya bersama tim perencanaan telah merancang pembangunan berdasarkan hasil Musdus yang digelar tahun 2024 dan akan kami realisasikan pada tahun anggaran (TA) 2025.” Tegasnya.
Anis menjelaskan, dalam Musdus, aparatur desa bersama perwakilan warga yang dipimpin oleh kepala dusun (Kadus) masing-masing membahas berbagai kekurangan yang ada di setiap dusun. Hasil dari forum tersebut sangat membantu pihaknya untuk merencanakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
BACA JUGA: BUMTi Pancamarga Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penggemukan Kambing dan Pemberdayaan KWT
Adapun pembangunan fisik yang akan dilakukan pada TA 2025 meliputi:
- Empat titik pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah).
- Dua titik pembangunan drainase Satu titik gorong-gorong.
- Dua titik pengerasan jalan usaha tani.
- Satu unit sumur bor lengkap.
Spesifikasi pembangunan fisik tersebut adalah sebagai berikut:
1. TPT di Dusun Suko Maju (50m, tipe 100).
2. TPT di Dusun Sukorejo Hilir (400m)
3. TPT di Dusun Sukorejo Tengah (140m, tipe 40).
4. TPT di Dusun Sidomulyo Barat (300m, tipe 50).
Untuk ketahanan pangan, pembangunan jalan usaha tani di Dusun Sukorejo Tengah (400m) dan Dusun Sidomulyo Barat (300m) juga akan dilakukan. Selain itu, dua titik drainase akan dibangun di Dusun Sidomulyo Timur dan Sidomulyo Barat, serta gorong-gorong di Dusun Sukorejo Hilir.
“Kami juga fokus pada pembangunan yang mendukung sektor pertanian, seperti sumur bor yang diajukan oleh Kadus Sukorejo Hilir, karena masyarakat di sana masih kesulitan mengakses air bersih.” Tambah Anis.
BACA JUGA : Fla Band Ajak Flashback di Ramadhan Lewat “Masalaluku”
Semua usulan dari setiap kepala dusun telah diverifikasi dalam Musrenbang Kecamatan dan siap untuk direalisasikan pada tahun 2025. Anis berharap, setiap usulan pembangunan yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada seluruh rekan-rekan di pemerintahan pekon, terutama kepada Penjabat Kepala Pekon, karena tanpa dukungan mereka, program-program ini tidak bisa terlaksana tepat waktu,” tutupnya.
(Doni)











