Pelita Ramadan: LSM Peduli Hukum Lampung Selatan Santuni Anak Yatim dengan Cinta dan Kepedulian
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
- print Cetak

Lampung Selatan, INC MEDIA – Ramadan adalah bulan penuh berkah, bulan di mana kepedulian dan kasih sayang menjadi lebih nyata. Dalam semangat itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Peduli Hukum (LPH) Lampung Selatan menggelar acara buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
Acara yang berlangsung di Rumah Makan Pondok Bambu, Sidomulyo, Lampung Selatan, pada Rabu (22/3/2025), ini dipenuhi kehangatan dan kebahagiaan. Senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak yatim yang hadir, seakan melupakan sejenak kesulitan hidup yang mereka hadapi.
Mengusung tema “Peduli Hukum Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim”, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi, tetapi juga menanamkan rasa kepedulian terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian lebih dari masyarakat.
Ketua LSM Peduli Hukum Lampung Selatan, Kasiono, menegaskan bahwa anak yatim dan fakir miskin adalah tanggung jawab bersama, termasuk negara dan masyarakat.
“Kita tidak hanya sekadar memberi santunan, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan hak pendidikan dan kehidupan yang layak. Anak-anak ini adalah masa depan bangsa, dan mereka berhak atas kebahagiaan serta kesempatan yang sama,” ujar Kasiono dengan penuh harap.
BACA JUGA : DPAC JPKP Tiyuh Tunas Asri Dikukuhkan: Fokus Perkuat Pendampingan Warga di Tubaba
Anak-anak yatim yang hadir berasal dari berbagai kecamatan, seperti Way Panji, Sragi, Sidomulyo, dan Ketibung. Dengan penuh kehangatan, mereka menerima paket sembako serta uang saku sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masa depan mereka.
Bagi Kasiono, senyum dan kebahagiaan anak-anak ini adalah kebahagiaan yang sesungguhnya.
“Senyum mereka adalah kebahagiaan kita. Kecerdasan mereka adalah kunci menuju kemajuan bangsa. Maka, tugas kita adalah memastikan mereka tumbuh dengan pendidikan dan kasih sayang yang cukup,” tambahnya.
BACA JUGA : 5.160 Guru Honorer di Lampung Selatan Terima Insentif 2025
Lebih dari sekadar bantuan materi, acara ini menjadi simbol kebersamaan dan kasih sayang. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepedulian, berbagi, dan mempererat hubungan sosial.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, relawan, dan semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kita dengan pahala yang berlipat ganda,” tutup Kasiono.
Di penghujung acara, anak-anak pulang dengan senyum bahagia, membawa harapan baru dalam hati mereka. Kegiatan ini bukan sekadar berbagi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di setiap senyum anak yatim, ada doa yang tulus dan harapan akan masa depan yang lebih cerah.
Semoga semangat berbagi ini terus menyala, bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi di setiap waktu, karena kebaikan sejati adalah yang terus hidup dalam hati dan tindakan kita.
(Redaksi)
- Penulis: Haris Efendi



