Breaking News
light_mode

Perdamaian Diuji, Badan Kehormatan dan PKS Didesak Evaluasi Etik Anggota DPRD Lampung Selatan

  • account_circle incmedia.site
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

Lampung Selatan, INC MEDIAPerdamaian Diuji dalam sengketa batas lahan antara Suinah dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari PKS, Imam Rohadi. Meski Surat Pernyataan Perdamaian diteken pada 1 November 2025, realisasi pembongkaran pagar yang menjadi inti kesepakatan belum sepenuhnya terlaksana hingga pertengahan Februari 2026. Situasi ini memantik perhatian publik dan memunculkan pertanyaan tentang konsistensi komitmen penyelesaian damai.

Perdamaian Diuji dalam Realisasi Kesepakatan

Kesepakatan damai semestinya menjadi titik akhir konflik. Namun di lapangan, warga sekitar Tanjung Sari menyebut persoalan pagar yang disengketakan masih belum sepenuhnya beres. Bagi sebagian masyarakat, lambannya implementasi justru memperpanjang kegaduhan sosial.

Pihak Suinah sebelumnya melayangkan somasi melalui kuasa hukumnya. Dalam dokumen tersebut, disebut adanya dugaan intimidasi, ucapan kasar, hingga dugaan tindakan fisik saat perselisihan pada 14 Oktober 2025.

Dalam dokumen somasi itu tertulis kutipan pernyataan yang diduga diucapkan:

Anj*ng! Kamu mau proses sampai di mana sama saya? Ke desa, ke polsek, ke polres, ke polda — saya tidak takut. Kamu tidak akan menang lawan saya, saya punya uang!”

BACA JUGA: Bau Menyengat Natar, DPRD Lampung Selatan Siap Panggil DLH dan Bahas Dugaan Limbah Pabrik

Selain itu, somasi juga mencatat dugaan pemukulan ke pundak dan punggung korban sekitar 10 kali, memukul meja hingga retak, dugaan masuk rumah tanpa izin, serta tekanan psikologis terhadap korban.

Perlu ditegaskan, dugaan tersebut belum diputus melalui proses peradilan. Kedua pihak kemudian memilih jalur damai.

Dugaan Intimidasi dan Standar Etik Wakil Rakyat

Meski berujung mediasi, Perdamaian Diuji bukan sekadar persoalan administratif. Publik menyoroti aspek etik karena perkara ini melibatkan pejabat publik.

Sebagai anggota DPRD, yang bersangkutan terikat pada kode etik legislatif daerah. Mekanisme pengawasan internal berada pada Badan Kehormatan DPRD serta struktur etik partai.

Wakil rakyat wajib:

  • Menjaga kehormatan lembaga
  • Menghindari perilaku yang mencederai martabat jabatan
  • Menjunjung tinggi etika komunikasi publik

Standar etik tidak berhenti pada ada atau tidaknya proses pidana. Persepsi publik dan keteladanan moral juga menjadi ukuran integritas.

Ujian Konsistensi Partai dan Lembaga

Perdamaian Diuji juga menjadi ujian bagi komitmen partai dalam menjaga integritas kader. Ketua MPD PKS Lampung Selatan sebelumnya menyatakan partai membuka ruang pembinaan hingga sanksi bila ditemukan pelanggaran etik.

Kini masyarakat menanti langkah konkret dari:

  • Badan Kehormatan DPRD Lampung Selatan
  • DPD PKS Lampung Selatan
  • MPD PKS
  • Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan
  • Aparat penegak hukum apabila terdapat laporan resmi

BACA JUGA: Ucapan Ramadhan Surya Nusantara & Rekan: Teguhkan Integritas dan Pelayanan Hukum Profesional

Transparansi dan akuntabilitas menjadi kata kunci. Jika kesepakatan telah dibuat, publik berhak mengetahui progres pelaksanaannya.

Menjaga Kepercayaan Publik

Kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat dibangun dari sikap dalam menghadapi konflik. Sengketa pagar mungkin terlihat sederhana. Namun ketika melibatkan pejabat publik, ia berubah menjadi cermin integritas.

Perdamaian Diuji bukan hanya soal batas tanah, melainkan soal akuntabilitas moral. Apakah komitmen damai dijalankan secara penuh? Apakah evaluasi etik dilakukan secara objektif?

INC MEDIA akan terus membuka ruang klarifikasi kepada pihak terkait serta memantau perkembangan realisasi kesepakatan demi menjaga keberimbangan informasi dan kepentingan publik. (Team)


TAG:

Perdamaian, DPRD Lampung Selatan, PKS, Sengketa Tanah, Imam Rohadi, Badan Kehormatan DPRD, MPD PKS, Tanjung Sari

  • Penulis: incmedia.site

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurnain Soroti Kinerja Notaris dan BPN: Kenapa Proses Balik Nama Tanah Bisa Berlarut-larut?

    Kurnain Soroti Kinerja Notaris dan BPN: Kenapa Proses Balik Nama Tanah Bisa Berlarut-larut?

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Kurnain Kawal Kasus Tanah Kader NasDem, Soroti Kinerja Notaris dan BPN Tanggamus, INC MEDIA – Ketua DPD Partai NasDem Tanggamus, Kurnain, menanggapi polemik sengketa pertanahan yang dialami kadernya, Adi Putra Amril, di Kota Bekasi, Jawa Barat. Ia menilai ada kejanggalan dalam proses balik nama tanah dan menyoroti kinerja Notaris serta BPN yang dinilai lamban dalam […]

  • SPBU 24.353.150 Gading Rejo Diduga Terlibat Mafia Pengepul Solar Subsidi, Masyarakat Kecewa Tak Kebagian BBM

    SPBU 24.353.150 Gading Rejo Diduga Terlibat Mafia Pengepul Solar Subsidi, Masyarakat Kecewa Tak Kebagian BBM

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (INC Media) — Masyarakat Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, tengah dihebohkan dengan dugaan keterlibatan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.353.150 dalam praktik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kepada mafia pengepul. Dugaan ini mencuat setelah banyaknya keluhan dari konsumen yang kesulitan mendapatkan solar di SPBU tersebut, di tengah maraknya video yang beredar […]

  • Video Gunung Anak Krakatau Hoaks, Bakamla Tegaskan Rekaman Viral Dibuat AI

    Video Gunung Anak Krakatau Hoaks, Bakamla Tegaskan Rekaman Viral Dibuat AI

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Video Gunung Anak Krakatau Hoaks, Bakamla Tegaskan Rekaman Viral Dibuat AI Lampung Selatan, INC MEDIA — Beredarnya video Gunung Anak Krakatau hoaks yang memperlihatkan seolah-olah terjadi aktivitas vulkanik besar kembali memicu keresahan masyarakat. Menanggapi viralnya rekaman tersebut, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI memastikan video yang beredar di media sosial bukan merupakan dokumentasi kejadian nyata, melainkan […]

  • Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mesuji Pungli Kelulusan Rp350 Ribu Permurid

    Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mesuji Pungli Kelulusan Rp350 Ribu Permurid

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    MESUJI, INC MEDIA. – Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mesuji diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan dalih sumbangan biaya kelulusan sebesar Rp350 ribu per murid. Penarikan dana tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan kepada wali murid yang ditandatangani Kepala Sekolah Hendro, S.Pd., serta diketahui Ketua Komite Sekolah Syaifudin pada 8 Januari 2025. Surat Pemberitahuan Viral di […]

  • Diduga Tim Pemenangan Nanda-Antonius Lakukan Pelanggaran Pemilu yang Bersifat TSM

    Diduga Tim Pemenangan Nanda-Antonius Lakukan Pelanggaran Pemilu yang Bersifat TSM

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA— Mengenai laporan masyarakat atas dugaan adanya upaya terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dalam pelaksanaan Pilkada Pesawaran 2024, yang diduga dilakukan oleh tim pemenangan pasangan calon Nanda Indira dan Antonius ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesawaran, Gedong Tataan, Hal tersebut dibenarkan oleh ketua Bawaslu Pesawaran, pada Jum’at (06/09/2024). “Iya benar tadi ada masyarakat yg datang ke […]

  • Warga Geram Dugaan Korupsi Kades Purwodadi Simpang, Netizen Desak Aparat Turun Tangan – Sorotan Tajam pada Transparansi Pemerintahan Desa

    Warga Geram Dugaan Korupsi Kades Purwodadi Simpang, Netizen Desak Aparat Turun Tangan – Sorotan Tajam pada Transparansi Pemerintahan Desa

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Setelah mencuatnya dugaan penyalahgunaan aset bantuan oleh Kepala Desa Purwodadi Simpang, Lamidi S.E., gelombang reaksi warga di media sosial kian memanas. Netizen tak tinggal diam—mereka mulai bersuara lantang di kolom komentar, bahkan menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan di desa-desa lain seperti Sindang Sari dan Wonodadi, Kecamatan Tanjung Bintang. Komentar pedas […]

expand_less