Dishub Diduga Main Ganti Sepihak, Pengelola Parkir Teriak: Kami Bukan Sampah!
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
- print Cetak

Lampung Selatan, INC MEDIA – Isu pergantian pengelola parkir di Pasar Inpres Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), tengah menjadi sorotan publik. Pengelola lama mulai merasa resah setelah beredar kabar bahwa pengelolaan akan dialihkan ke salah satu organisasi masyarakat (ormas).
Ketua Aliansi Kearifan Lokal Indonesia (AKLI) Lamsel, Dadan Hutari, angkat bicara terkait kisruh ini. Ia menilai, pergantian sepihak dapat memicu keresahan para juru parkir yang selama ini menggantungkan hidupnya dari pekerjaan tersebut.
“Seharusnya Dinas Perhubungan (Dishub) Lamsel tidak gegabah mengeluarkan surat pergantian pengelola. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan bisa menimbulkan gejolak di tengah situasi daerah yang kondusif,” ujar Dadan saat diwawancarai, Sabtu (3/5/2025).
BACA JUGA; Kemendagri Minta Pemda Segera Bentuk Satgas untuk Penertiban Ormas Nakal
Ia juga menyayangkan kabar yang menyebut bahwa pergantian pengelola parkir dilakukan atas arahan Bupati Lamsel. Dadan meragukan kebenaran isu tersebut.
“Saya kira Pak Bupati tidak mengetahui soal ini. Jangan sembarangan membawa nama bupati. Ini bisa memicu keresahan dan merusak citra kepemimpinan beliau,” tegasnya.
Dadan menambahkan, AKLI Lamsel mendukung penuh agar pengelolaan parkir tetap dilakukan oleh pihak lama, yang dinilainya telah bekerja dengan baik dan merupakan warga asli Kalianda.
“AKLI mendukung agar pengelola lama tetap diberikan kepercayaan. Jangan ada keputusan sepihak yang bisa merusak stabilitas sosial di masyarakat,” pungkas Dadan.**
- Penulis: Haris Efendi


