Breaking News

DPW FBN RI Lampung menyerukan penegakan hukum yang tegas dan transparan atas kejadian pemukulan disalah satu ponpes pesawaran 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • print Cetak

Pesawaran (INC Media) — Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) DPW Provinsi Lampung melalui Departemen Advokasi Hukum dan HAM mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dialami Muhammad Rafa, seorang anak berusia 10 tahun, di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pesawaran. Selasa, (07/01/2025). 

Kasus ini melibatkan seorang tokoh di lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak. FBN RI menyerukan penegakan hukum yang tegas dan transparan atas kejadian ini.

Kronologi Kejadian

Pada 4 Januari 2025, Muhammad Rafa, anak berusia 10 tahun, memasuki kawasan Pondok Pesantren Pesona Al-Quran yang berada di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedung Tataan, Pesawaran.

Pondok pesantren ini berbatasan langsung dengan pemukiman warga tanpa adanya pembatas atau tembok yang jelas.

Menurut keterangan, Rafa memasuki gedung tempat tinggal Ustaz Hamid, pimpinan pondok pesantren tersebut. Rafa kemudian dituduh mencuri uang senilai Rp10 juta. Saat Rafa membantah tuduhan itu, kekerasan fisik pun diduga dilakukan oleh Ustaz Hamid:

1. Rafa diduga dipukul di bagian muka dan badan.

2. Kepala Rafa dibenturkan ke lantai dan tembok karena tidak mengaku.

3. Ustaz Hamid diduga meninggalkan tempat kejadian, lalu kembali dengan membawa pisau berwarna hijau yang dipanaskan menggunakan korek api.

4. Pisau panas tersebut ditempelkan ke tubuh Rafa sebanyak tujuh kali di bagian dada, punggung, dan kaki.

BACA JUGA : Dugaan Tanah Wakaf PonPes Bahril Wahdah Darussalam Berubah Menjadi Sertifikat Hak Milik Pribadi Mulai Terkuak 

Tindakan ini diduga dilakukan berulang kali untuk memaksa Rafa mengaku, namun ia tetap bersikeras tidak melakukan pencurian.

“Tindakan ini sangat biadab. Perbuatan seperti ini tidak pantas dilakukan, terlebih terhadap anak kecil yang baru berusia 10 tahun,” ungkap Fabian Boby, Ketua Departemen Hukum FBN RI Lampung.

Pondok Pesantren Tidak Berizin

Fabian Boby juga mengungkapkan informasi yang ia terima dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Pesawaran, bahwa Pondok Pesantren Pesona Al-Quran tidak memiliki izin operasional dan tidak terdaftar di Kementerian Agama.

“Hal ini sangat memprihatinkan, mengingat pondok pesantren ini sudah berdiri selama empat tahun. Apakah ada unsur kesengajaan? Apakah pendidikan yang mereka berikan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama? Fakta bahwa pondok ini tidak terdaftar membuat proses pendidikan di sana tidak terpantau dengan baik,” ujar Fabian Boby.

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya bahwa pondok pesantren tersebut dapat saja mengajarkan aliran yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Fabian Boby berharap pihak kepolisian dapat menyelidiki lebih mendalam terkait status dan kegiatan pondok pesantren tersebut.

BACA JUGA : Ada Apa? Ponpes Bahril Wahdah Darussalam, Ditinggal Santri Hingga Hibah Tanah Masyarakat Jadi SHM Ke Pimpinan Pondok 

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Pesawaran. Pihak kepolisian telah melakukan investigasi dan menemukan bukti kuat terkait kekerasan yang dialami Muhammad Rafa.

Korban akan mendapatkan pendampingan psikologis yang difasilitasi oleh Unit Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesawaran, dengan dukungan penuh dari keluarga. Langkah ini diambil untuk membantu memulihkan kondisi mental dan emosional korban.

Dalam pernyataannya, Fabian Boby menegaskan bahwa pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, tegas dan transparan.

“Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang melanggar hukum dan nilai kemanusiaan. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, tegas, dan transparan. Hukuman yang setimpal harus diberikan kepada pelaku agar menjadi pelajaran bagi siapa pun untuk tidak mengulangi tindakan serupa,” tegasnya 

Seruan Forum Bela Negara

1. Mengutuk keras segala bentuk kekerasan terhadap anak, yang melanggar hukum dan norma kemanusiaan.

2. Mendorong penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini secara profesional dan transparan.

3. Mengimbau lembaga pendidikan untuk memastikan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak.

Forum Bela Negara berkomitmen untuk terus mengawal jalannya proses hukum hingga keadilan ditegakkan. Setiap tindakan kekerasan terhadap anak adalah ancaman bagi masa depan bangsa.

“Kami tidak akan berhenti sampai keadilan bagi korban terwujud,” tutup Fabian Boby.

(Febri)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Metro Bersama Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan Bagikan Takjil untuk Masyarakat

    Kapolres Metro Bersama Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan Bagikan Takjil untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Metro, INC MEDIA — Ramadhan bulan penuh dengan keberkahan dan kebersamaan, Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K bersama organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 10 Maret 2025, sekitar pukul 16.30 WIB di depan Mapolres Metro. Aksi sosial ini bertujuan untuk mempererat hubungan […]

  • P3D dan Bakorrisma Didua Desa Kec Tanjung Bintang akan Gelar Peringatan Hari Pahlawan 2024

    P3D dan Bakorrisma Didua Desa Kec Tanjung Bintang akan Gelar Peringatan Hari Pahlawan 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media — Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November, mengenang peristiwa heroik di Surabaya pada tahun 1945. Saat itu, rakyat Indonesia menunjukkan keberanian luar biasa dalam mempertahankan tanah air dari kekuatan besar pasukan sekutu yang datang dengan persenjataan lengkap. Pertempuran ini melibatkan arek-arek Surabaya yang berjuang hingga titik darah penghabisan di bawah […]

  • Heboh! 193 Guru di Bandar Lampung Diduga Dipalak Rp400 Ribu untuk Terbitkan NRG

    Heboh! 193 Guru di Bandar Lampung Diduga Dipalak Rp400 Ribu untuk Terbitkan NRG

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA,  – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan Nomor Registrasi Guru (NRG) mencuat di Bandar Lampung. Sebanyak 193 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD dan SMP yang telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2024 diduga dimintai uang sebesar Rp400 ribu per orang. Pungutan ini disebut-sebut dilakukan oleh oknum tertentu […]

  • Warga Desa Kresno Widodo Ucapkan Terima Kasih Atas Terealisasi Pembangunan Jalan Usaha Tani Melalui Dana Desa Tahun 2022/2023

    Warga Desa Kresno Widodo Ucapkan Terima Kasih Atas Terealisasi Pembangunan Jalan Usaha Tani Melalui Dana Desa Tahun 2022/2023

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Masyarakat Dusun Kresno Tunggal, Desa Kresno Widodo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa setempat. Ungkapan terima kasih tersebut, disampaikan warga Dusun Kresno Tunggal, Nurul Hidayah, atas telah dibangunnya akses jalan usaha tani yang dilaksanakan oleh Pemdes Desa Kresno Widodo dengan menggunakan Anggaran Dana Desa Tahun 2022 – […]

  • Identitas Pria yang ditemukan tewas di selokan Kelurahan Way lunik Akhirnya Terungkap 

    Identitas Pria yang ditemukan tewas di selokan Kelurahan Way lunik Akhirnya Terungkap 

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, (INC MEDIA) — Sempat menggegerkan warga, Identitas pria yang ditemukan tewas di selokan, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Muhamad Berlian (28), seorang warga Komplek Yuka, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Kapolsek Panjang, Kompol Martono, menjelaskan bahwa korban merupakan seorang pekerja swasta yang […]

  • Sinergitas Diperkuat! Audiensi Kapolda dan Kajati Jadi Langkah Awal Penegakan Hukum yang Efektif

    Sinergitas Diperkuat! Audiensi Kapolda dan Kajati Jadi Langkah Awal Penegakan Hukum yang Efektif

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA – Dalam suasana penuh keakraban dan semangat sinergi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menerima kunjungan audiensi dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung yang baru, Danang Suryo Wibowo, Selasa (6/5/2025), di Ruang Tamu Kapolda Lampung. Pertemuan ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan pejabat baru dan mempererat hubungan kelembagaan antara dua institusi penegak […]

expand_less