Breaking News

Eks Bendahara Panwaslu Lampung Tengah Terseret Kasus Korupsi, Ditangkap Setelah 7 Tahun Buron

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • print Cetak

Lampung Tengah, INC MEDIA – Setelah tujuh tahun menghilang dari kejaran hukum, seorang terpidana korupsi dana pengawasan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 akhirnya berhasil ditangkap oleh tim Kejaksaan Negeri Lampung Tengah. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama apik antara Seksi Intelijen Kejari Lampung Tengah dengan Tim Intelijen Kejaksaan Agung.

Foto Dok. Haris Efendi : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Terpidana yang diketahui berinisial AW, dulunya merupakan Pegawai Negeri Sipil di sekretariat daerah Kabupaten Lampung Tengah. Ia sempat dikaryakan sebagai bendahara pengeluaran Panwaslu Lampung Tengah pada tahun 2009.

BACA JUGATransparansi Dipertanyakan: Viral Rekrutmen Pengurus Koperasi di Karang Anyar Diduga Tak Adil

AW diamankan di tempat persembunyiannya di wilayah Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Senin (19/5/2025). Penangkapan dilakukan oleh gabungan tim Kejari Lampung Tengah dan Kejaksaan Agung. Berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, AW dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Kasus yang menjerat AW berkaitan dengan penyalahgunaan dana negara untuk kegiatan pengawasan Pilpres dan Wakil Presiden tahun 2009. Ia tidak mengembalikan sisa dana persediaan serta tambahan uang persediaan, yang kemudian menyebabkan kerugian bagi keuangan negara.

BACA JUGAGubernur Lampung Hadiri Rakor Inflasi Daerah, Lampung Unggul Bentuk Kopdes Merah Putih

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tengah, Alfa Dera, membenarkan keberhasilan penangkapan tersebut. Namun, ia belum dapat memberikan informasi rinci karena proses pemulangan terpidana masih berlangsung.

“Betul, terpidana hari ini berhasil kita tangkap di wilayah Kebagusan Jakarta Selatan, terpidana saat ini telah diamankan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan akan segera kami bawa ke Lampung Tengah guna menjalani eksekusi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap. Untuk informasi lebih lanjut akan kita informasikan setiba di Lampung Tengah,” ujar Alfa, pada Senin (19/5/25).**

 

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPDI Lampung Perkuat Soliditas di Penghujung Ramadhan Lewat Buka Bersama

    BPDI Lampung Perkuat Soliditas di Penghujung Ramadhan Lewat Buka Bersama

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung, INC MEDIA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Pemuda Demokrasi Indonesia (BPDI) menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Rabu (18/3/2026), sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas organisasi di penghujung bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang berlangsung di Simpur Center Cafe lantai 2 ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP BPDI Ahmad Syukri, ST., SH., […]

  • Gakkumdu Pesawaran diduga ‘Masuk Angin’ Terkait Proses Pidana Pelanggaran Pemilu

    Gakkumdu Pesawaran diduga ‘Masuk Angin’ Terkait Proses Pidana Pelanggaran Pemilu

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Kuasa Hukum Paslon 01 Aries Sandi- Supriyanto, Yopi Hendro, SH tuding Penyidik Polres (Gakkumdu) Pesawaran “Masuk  Angin” terkait proses penanganan terhadap Terlapor ASN (Camat) Negeri Katon, Enggo Pratama, yang di duga telah melakukan Pelanggaran Pidana Pemilu pada Kontestasi Pemilukada Pesawaran 2024. Tudingan yang diungkapkannya itu, kata Yopi, buntut atas dikeluarkannya surat […]

  • Gudang Minyak Ilegal Diduga Kembali Aktif, Aparat Kemana?

    Gudang Minyak Ilegal Diduga Kembali Aktif, Aparat Kemana?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Gudang Minyak Ilegal Kembali Beroperasi di Soekarno Hatta Bandar Lampung, INC MEDIA – Gudang minyak ilegal di Jalan Soekarno Hatta kembali menjadi sorotan setelah diduga kembali aktif beroperasi tanpa izin resmi pada Rabu (29/04). Sebelumnya, lokasi tersebut telah menuai polemik terkait legalitas. Namun demikian, hingga kini aktivitasnya masih terpantau berjalan dan memicu pertanyaan publik. Selain […]

  • Dugaan Korupsi di Diskominfo Pesawaran menguat, Grib Jaya siap lakukan aksi Besar-besaran 

    Dugaan Korupsi di Diskominfo Pesawaran menguat, Grib Jaya siap lakukan aksi Besar-besaran 

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC Media — Dukungan terhadap langkah DPC GRIB JAYA Kabupaten Pesawaran dalam melaporkan adanya dugaan korupsi di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten Pesawaran semakin menguat. Download INC MEDIA di Google play store anda untuk mendapatkan berita-berita terupdate setiap hari Ketua DPD GRIB JAYA Provinsi Lampung, H. S. Ramelan, secara tegas menyatakan dukungan […]

  • Polisi Tangkap Mantan Satpam Pelaku pembakaran Gedung pelayanan pajak Kotabumi 

    Polisi Tangkap Mantan Satpam Pelaku pembakaran Gedung pelayanan pajak Kotabumi 

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Utara, INC Media — Satreskrim Polres Lampung Utara menangkap pelaku pembakaran gedung Sub bagian Umum dan Kepatuhan Internal Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kotabumi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan. Sabtu (7/12/2024) malam.  Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Stefanus Reinaldo Nuswantoro Boyoh mengatakan, pelaku berinisial AR (38), warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung […]

  • Dugaan Mark-Up, Pembangunan Rumah Keranda di Tubaba Dipertanyakan

    Dugaan Mark-Up, Pembangunan Rumah Keranda di Tubaba Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle incmedia.site
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA, – Pembangunan rumah keranda dan gorong-gorong plat di Suku 06, Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2024, menjadi sorotan warga. Proyek yang didanai dari Dana Desa (DD) ini diduga mengalami mark-up anggaran karena nilainya dinilai terlalu fantastis dibandingkan dengan hasil pembangunan […]

expand_less