Pringsewu (INC Media) — Kelompok “Tani Mekar Mulia” Desa Fajar Mulia, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu yang dipimpin oleh Triono, Sukses dan terus berkembang, Kelompok tani yang terbentuk pada tahun 2019 ini terus memberikan manfaat dan semakin membantu masyarakat dalam memaksimalkan potensi pertanian mereka. Dengan jumlah anggota yang mencapai 49 orang, kelompok ini fokus pada hasil bumi seperti padi, jagung, kakao, dan tembakau.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Dalam wawancaranya pada Jumat (31/1/2025), Triono menjelaskan bahwa sejak menjadi ketua, kelompok tani ini menerima berbagai bantuan dari pemerintah daerah, khususnya dari Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, dan Dinas Perikanan. Bantuan tersebut berupa bibit tanaman seperti padi, jagung, kakao, dan tembakau, yang sangat membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian.

Dok. Foto INC Media : Triono saat mengikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Industri Tembakau di Sumedang pada tahun 2023.

“Di tahun 2000 kami mendapat bantuan bibit padi dari Dinas Pertanian, dan di tahun 2024 kami mendapat bibit jagung PC321. Bahkan, kami juga mendapatkan bibit kakao sebanyak 9.000 batang yang sudah mulai kami tanam,” ujar Triono.

BACA JUGA : DPRD Pringsewu Komitmen Realisasikan Perbaikan Infrastruktur Jalan Pagelaran Utara-Banyumas di Tahun 2025

Selain itu, Triono juga bergabung dengan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) “Lakdoja Giri Sunyu” yang ada di Kecamatan setempat. Keikutsertaannya di kelompok tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas ikan air tawar yang dihasilkan, sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya di Desa Fajar Mulia.

Triono mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas bantuan yang telah diberikan. Ia berharap agar perhatian kepada kelompok tani terus berlanjut, mengingat para petani sangat bergantung pada dukungan seperti ini untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Desa di Pesawaran: Kades Bangunsari Diduga Kucurkan 400 Juta Rupiah Tanpa Realisasi!

Sutrisno, salah satu anggota Kelompok Tani Makmur Mulia, juga merasakan langsung manfaat bantuan dari pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan tersebut sangat memudahkan para petani, terutama dalam mendapatkan pupuk dengan harga yang sesuai dengan standar pemerintah.

“Setelah bergabung dengan kelompok tani, saya merasakan banyak manfaat, terutama kemudahan dalam mendapatkan pupuk dengan harga yang lebih terjangkau. Kami juga bisa mendapatkan bibit tanaman seperti jagung yang sangat membantu mengurangi biaya produksi,” ujar Sutrisno.

Namun, Sutrisno berharap agar Dinas Pertanian setempat dapat memberikan arahan agar petani dapat menjual hasil kebunnya dengan harga yang lebih baik. Saat ini, banyak petani yang terpaksa menjual hasil kebunnya ke tengkulak dengan harga yang sangat rendah.

“Terima kasih kepada Ketua Poktan yang sudah bekerja keras untuk membantu kami. Semoga pembinaan dan bantuan yang kami terima dapat terus berlanjut dan membawa kemajuan bagi kelompok tani kami,” tutup Sutrisno.

Dengan bantuan yang terus mengalir dari pemerintah, diharapkan kelompok tani di daerah ini bisa semakin berkembang dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal. (Doni)