Breaking News
light_mode

Tekab 308 Presisi Polsek Jati Agung Tangkap Pelaku Penganiayaan terhadap anak dibawah umur 

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • print Cetak

Lampung Selatan (incmedia.site) – Kasus kekerasan terhadap anak kembali mencoreng wajah perlindungan anak di Indonesia. Seorang remaja berinisial F (15), asal Bandar Lampung, mengalami penganiayaan brutal oleh MH (19) di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Korban mengalami luka robek di kepala, memar di punggung, serta lecet di beberapa bagian tubuh setelah dipukuli secara brutal oleh pelaku. Insiden bermula ketika pelaku merasa tidak terima karena korban tidak menanggapi aksinya menggeber-geber sepeda motor. Tersangka kemudian mencekik korban, mengancamnya, dan membawanya ke dekat Kantor PDAM, di mana korban dipukuli hingga kepalanya terbentur batu paving.

BACA JUGA : Polsek Semaka dan Warga Tanggamus Berjuang Giring Gajah Liar Kembali ke Hutan

Beruntung, warga yang melintas segera melerai kejadian tersebut. Namun, kekerasan yang dialami korban sudah terlanjur meninggalkan luka fisik dan trauma mendalam. Pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Jati Agung.

Kapolsek Jati Agung, Iptu Rudy Prawira, menjelaskan bahwa pelaku berhasil ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan oleh tim Tekab 308 Presisi Polsek Jati Agung yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Ipda Andi Sembiring.

“Tersangka mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan memukul kepala dan badannya hingga korban mengalami luka serius,” ujar Kapolsek.

Tindakan keji ini masuk dalam kategori penganiayaan berat terhadap anak di bawah umur sebagaimana diatur dalam Pasal 80 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

BACA JUGA : Perjalanan Dinas DKPTPH Tahun 2024 Habiskan Rp5,6 Miliar Diduga Rawan Penyimpangan?

Kasus ini kembali menjadi alarm bagi pemerintah dan aparat penegak hukum agar lebih tegas dalam menangani kekerasan terhadap anak. Diperlukan langkah konkret untuk memastikan perlindungan yang lebih maksimal, termasuk penegakan hukum yang tidak pandang bulu dan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Masyarakat berharap kasus ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk meningkatkan keseriusan dalam melindungi hak-hak anak, karena kekerasan terhadap anak bukan hanya mencederai fisik, tetapi juga bisa merusak masa depan generasi penerus bangsa.(*)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan BBM Ilegal Way Laga, Polda Lampung Didorong Ungkap Jaringan dan Dugaan Keterlibatan Oknum

    Dugaan BBM Ilegal Way Laga, Polda Lampung Didorong Ungkap Jaringan dan Dugaan Keterlibatan Oknum

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Dugaan BBM Ilegal Way Laga, Aktivitas Tertutup Diduga Libatkan Oknum Aparat Bandar Lampung, INC MEDIA — Dugaan BBM ilegal Way Laga kembali mencuat di tengah gencarnya langkah Polda Lampung membongkar jaringan mafia bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya. Aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai praktik pengecoran atau pemindahan BBM ilegal terpantau berlangsung di kawasan Way Laga, […]

  • Tragedi Pantai Titian Mutiara: Korban ke-8 Ditemukan, Pencarian Resmi Dihentikan

    Tragedi Pantai Titian Mutiara: Korban ke-8 Ditemukan, Pencarian Resmi Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA – Suasana duka masih menyelimuti Pantai Titian Mutiara, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, pasca-tragedi yang merenggut nyawa empat anak akibat ombak besar. Setelah pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban ke-8, Rafli bin Fadilah (12), dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (21/03/2025) malam, sekitar 1,1 km dari lokasi kejadian. Pencarian yang […]

  • Donor darah Polresta Cirebon, Sinergi Kemanusiaan Hari Bhayangkara ke-80 Kumpulkan 126 Kantong Darah

    Donor darah Polresta Cirebon, Sinergi Kemanusiaan Hari Bhayangkara ke-80 Kumpulkan 126 Kantong Darah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Wahidin - Cirebon
    • 0Komentar

    Donor darah Polresta Cirebon, Wujud Kepedulian Kemanusiaan di Hari Bhayangkara ke-80 CIREBON, INC MEDIA — donor darah Polresta Cirebon menjadi sorotan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan bakti kesehatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata kepedulian sosial bagi masyarakat. Kegiatan berlangsung di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Selasa […]

  • TNI Bina Karakter Siswa SMK Dharmapala Lewat Latihan Disiplin

    TNI Bina Karakter Siswa SMK Dharmapala Lewat Latihan Disiplin

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Sinergi TNI dan Sekolah untuk Generasi Tangguh Bandar Lampung, INC MEDIA – Upaya membentuk generasi muda yang tangguh dan disiplin terus digalakkan. Salah satunya melalui program pembinaan mental dan karakter disiplin yang digelar oleh Koramil 410-01/PJG di SMK Dharmapala Panjang, Bandar Lampung, Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Peltu Rustam Efendi bersama dua anggota […]

  • Dana Desa TA 2024 Dimanfaatkan Pekon Banjarejo Untuk Pembangunan Jalan Pertanian & Pemberdayaan Masyarakat

    Dana Desa TA 2024 Dimanfaatkan Pekon Banjarejo Untuk Pembangunan Jalan Pertanian & Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (INC Media) — Pemerintah Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu memanfaatkan Dana Desa (DD) 2024 untuk membangun infrastruktur jalan pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu program prioritas adalah pembangunan jalan usaha tani, termasuk talud penahan tanah (TPT) yang menghubungkan lahan pertanian dengan jalan desa, serta jalan menuju Pekon Fajar Baru. Kepala Pekon Banjarejo, Herman, […]

  • Masih Maraknya Korupsi Dana Desa, Ini yang Dilakukan Kejari di Berbagai Daerah

    Masih Maraknya Korupsi Dana Desa, Ini yang Dilakukan Kejari di Berbagai Daerah

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media) — Korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh sejumlah Kepala Desa dan jajarannya di perangkat pemerintahan desa masih saja marak terjadi. Kejaksaan Negeri di berbagai daerah pun tidak tinggal diam. Berbagai upaya penegakan hukum termasuk pencegahan korupsi terus dilakukan. Di Kabupaten Bone misalnya, Dilansir dari desapedia.id, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone telah menetapkan 3 […]

expand_less