Bandar Lampung, INC Media — Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bongkar Korupsi (GEMBOK) dan Restorasi Untuk Kebijakan (RUBIK) Lampung akan menggelar demonstrasi ke II di depan kantor Kejaksaan Tinggi Lampung terkait Kegiatan di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Lampung Timur tahun 2023.

Ketua Gembok Lampung, Andre Saputra, mengatakan kegiatan aksi tersebut sebagai aksi lanjutan yang telah digelar pada Kamis 14 November 2023 lalu.
Menurut dia, kegiatan tersebut berkaitan dengan Belanja Alat/Bahan untuk kegiatan kantor alat tulis, kertas dan cover, bahan cetak, bahan computer serta perjalanan dinas oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Timur.
BACA JUGA : Soroti Anggaran Sekwan Lampung Timur, LSM Rubik dan Gembok Minta APH Segera Periksa
“Nilai kegiatan yang menelan biaya kurang lebih Rp 2,3 M merupakan akumulasi anggaran dari puluhan paket proyek di BAPENDA Kabupaten Lampung Timur,” jelas Andre Saputra. Kamis (28/11/2024).
Adapun kegiatan tersebut adalah:
1. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat Tulis Kantor Tulis 49 paket kegiatan Total Pagu Anggaran 2023 Rp. 250.222.893.
2. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor- Kertas dan Cover 36 paket kegiatan Total Pagu Anggaran 2023 Rp. 177.263.000.
3. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor- Bahan Cetak 52 paket kegiatan Total Pagu Anggaran 2023 Rp. 642.921.400.
4. Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Bahan Komputer 35 paket kegiatan Total Pagu Anggaran 2023 Rp. 265.953.500.
5. Belanja Perjalanan Dinas Biasa 25 paket kegiatan Total Pagu Anggaran 2023 Rp. 499.492.000.
6. Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 15 paket kegiatan Total Pagu Anggaran 2023 Rp. 527.275.000.
BACA JUGA : Oknum Satpam Hotel Emersia Usir dan lecehkan profesi Wartawan
Ketua LSM Rubik, Feri Yunizar, menambahkan bahwa ada dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan tersebut, dan pihaknya akan serahkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum (APH) karena yang mempunyai kewenangan untuk menindaklanjuti adalah mereka.
Namun demikian, Feri Yunizar akan membeberkan lebih rinci mengenai hal apa saja terkait proyek-proyek tersebut.
”Nanti saja, poinnya kami sebutkan. Nanti kami update lagi informasinya,”terangnya.
“Kami akan konsisten untuk memantau perkembangannya, apakah ditindaklanjuti atau diarsipkan. Kalau diarsipkan, apa yang bisa kami tambahkan dan yang diminta APH, akan kami penuhi”, tutup Fery.













