Breaking News
light_mode

THR untuk Ormas? Pengusaha Dipaksa “Luwes” Demi Kelancaran Bisnis

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • print Cetak

Jakarta (incmedia.site) — Bukan hanya lonjakan permintaan dan operasional bisnis yang menyita perhatian para pengusaha menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ada fenomena lain yang kerap muncul setiap tahunnya: permintaan tunjangan hari raya (THR) dari kelompok organisasi masyarakat (Ormas).

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, secara blak-blakan mengakui bahwa praktik ini memang terjadi di beberapa daerah. Meski tidak merata, bagi sebagian pengusaha, mengalokasikan dana THR untuk Ormas dianggap sebagai langkah antisipatif agar bisnis tetap berjalan tanpa hambatan.

“Biasanya dari perusahaan sih menyiapkan ya. Tapi kembali lagi, situasi dan kondisi tiap daerah beda-beda,” ujar Hariyadi dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (4/3/2025).

BACA JUGA: Tekab 308 Presisi Polsek Jati Agung Tangkap Pelaku Penganiayaan terhadap anak dibawah umur 

Menurutnya, di daerah dengan tingkat masalah sosial yang tinggi, pengusaha cenderung lebih siap menghadapi permintaan semacam ini.

“Kalau daerah itu memang mungkin masalah sosialnya banyak, tentunya harus disiapkan lah. Kalau ada apa-apa kan repot juga kalau mereka nggak dikasih,” tambahnya.

Namun, bagi daerah yang relatif lebih aman dan minim tekanan sosial, permintaan jatah THR dari Ormas bisa saja tidak terjadi.

Fenomena ini menambah beban pengusaha yang sudah menghadapi berbagai tantangan ekonomi, termasuk biaya operasional yang terus meningkat. Meski begitu, banyak yang memilih mengikuti “tradisi” ini daripada menghadapi potensi gangguan yang bisa menghambat bisnis mereka.

“Kalau kita pendekatannya tidak luwes, ya bisa kena banyak. Tapi kalau kita luwes, artinya ya.. ‘ini mau gimana nih? Mau ngotot-ngototan?’ Yang ada malah bisnisnya nggak jalan,” tutup Hariyadi.

BACA JUGA : Disebut Terima Korupsi Ganti Rugi PSN Bendungan Marga Tiga, Dewan Golkar Lampung Timur dan Perwira Polres Lampung Timur Membantah di Sidang?

Praktik ini pun menuai pro dan kontra. Sebagian pihak menganggapnya sebagai bentuk “pengamanan bisnis,” sementara yang lain menilai bahwa pengusaha seharusnya tidak dibebani kewajiban di luar ketentuan hukum. Bagaimana menurut Anda?

(*)

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelombang Panas Eropa: Rumah Sakit Prancis Kekurangan Es Batu untuk Rawat Pasien

    Gelombang Panas Eropa: Rumah Sakit Prancis Kekurangan Es Batu untuk Rawat Pasien

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Prancis, INC MEDIA – Gelombang panas Eropa kembali memicu krisis kesehatan serius di sejumlah negara, termasuk Prancis. Situasi ini memperburuk kondisi fasilitas medis yang kini menghadapi keterbatasan es batu untuk membantu perawatan pasien yang terdampak suhu ekstrem. Fenomena gelombang panas Eropa ini tidak hanya meningkatkan beban rumah sakit, tetapi juga menekan sistem layanan kesehatan secara […]

  • Fla Band Ajak Flashback di Ramadhan Lewat “Masalaluku” 

    Fla Band Ajak Flashback di Ramadhan Lewat “Masalaluku” 

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC Media, Grup band asal Lampung, Fla Band, kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik dengan merilis single terbaru berjudul “Masa Laluku”.  Lagu ini dijadwalkan rilis di bulan Ramadhan, menghadirkan nuansa nostalgia tentang kenangan masa lalu—baik yang pahit maupun manis—serta bagaimana seseorang berjuang untuk menatap masa depan dengan lebih baik. Leo, drummer sekaligus pendiri […]

  • Dana Desa Bandar Negeri Diduga Dikorupsi : Tanda Tangan Dipalsukan, Anggaran Proyek Fiktif?

    Dana Desa Bandar Negeri Diduga Dikorupsi : Tanda Tangan Dipalsukan, Anggaran Proyek Fiktif?

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Timur, INC Media, Anggaran Dana Desa (DD) di Desa Bandar Negeri, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, yang dialokasikan untuk berbagai program, diduga menjadi ladang korupsi bagi Kepala Desa (Kades) setempat, Jum’at (31/1/2025) Buktinya, tak ada samasekali pembangunan fisik yang terealisasi pada tahun anggaran 2024 di tiap dusun nya. Hanya saja, Pemerintah Desa (Pemdes) […]

  • Kepulangan Para Atlet Provinsi Lampung pada Ajang PON XXI Aceh Sumut 2024 disambut Hangat PJ Gubernur Lampung

    Kepulangan Para Atlet Provinsi Lampung pada Ajang PON XXI Aceh Sumut 2024 disambut Hangat PJ Gubernur Lampung

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG, INC MEDIA — Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin S.H., M.H., M.Pd menyambut hangat kedatangan para atlet, pelatih, asisten pelatih, manager dan seluruh Kontingen Lampung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh Sumut 2024 di VIP Bandara Raden Intan ll, Sabtu (21/09/2024). Para Atlet Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi dengan berhasil mempertahankan posisinya […]

  • Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek Mengular, Arus Arah Cikampek Merayap hingga KM 25

    Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek Mengular, Arus Arah Cikampek Merayap hingga KM 25

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Wahidin / Toyyib
    • 0Komentar

    BEKASI, INC MEDIA — Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dilaporkan terjadi pada Senin (10/8/2026) sore. Arus kendaraan terpantau bergerak merayap dalam rentang sekitar KM 15 hingga KM 25. Kepadatan lalu lintas tersebut terlihat cukup signifikan. Berdasarkan pantauan melalui foto dari lokasi, kendaraan didominasi truk dan kendaraan logistik yang melintas menuju arah Cikampek. Jarak antarkendaraan tampak […]

  • Warga Pekon Kemilin Gerak Cepat Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Pringsewu Diminta Turun Tangan

    Warga Pekon Kemilin Gerak Cepat Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Pringsewu Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pringsewu (Incmedia.site) – Jalan rusak di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, telah menjadi keluhan warga selama bertahun-tahun. Sayangnya, hingga kini belum ada langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk memperbaikinya. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Pekon Kemilin semakin mendesak perbaikan jalan yang semakin parah, terutama karena jalur tersebut digunakan untuk mudik dan aktivitas sehari-hari. […]

expand_less