Lampung Selatan, INC MEDIA – Suasana Pantai Titian Mutiara, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, berubah mencekam pada Jumat siang (21/03/2025). Delapan anak yang tengah bermain di tepi pantai tiba-tiba terseret ombak besar. Tiga ditemukan meninggal dunia, empat selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Menurut kesaksian warga, ombak besar datang secara tiba-tiba dan menggulung kedelapan anak tersebut ke tengah laut. Warga yang menyaksikan kejadian ini langsung berusaha memberikan pertolongan sembari melapor ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Lampung.
Korban Jiwa dan Selamat
Tiga anak yang ditemukan meninggal dunia:
1. Alzani bin Yakub (12) – Dusun 5, Desa Canggung
2. Muhammad Aldi bin Fadilah (15) – Dusun 5, Desa Canggung
3. Muhammad Daffa bin Sugeng (10) – Dusun 4, Desa Canggung
Empat anak yang berhasil selamat, kini mendapat perawatan di RS Bob Bazar:
1. Rizki Hidayatulloh bin Nurdin (12) – Dusun 5, Desa Canggung
2. Hafiz Fiiamdra bin Bustanul Amri (12) – Dusun 5, Desa Canggung
3. Zanuar Hendri Mauluda bin Hendra (11) – Dusun 5, Desa Canggung
4. Arsa Alana Ragil bin Nurdin (7) – telah dijemput pihak keluarga
Sementara itu, satu anak lainnya, Rafli bin Fadilah (12), hingga kini masih dalam pencarian.
Tim SAR Perluas Pencarian
Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, langsung mengerahkan tim rescue Pos SAR Bakauheni untuk membantu pencarian korban hilang. Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, BPBD Lampung Selatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Koramil Kalianda, Satpol PP Rajabasa, serta warga setempat.
BACA JUGA : 72 KPM di Jatimulyo Terima BLT Dana Desa 2025.
Dengan menggunakan perahu karet, pencarian diperluas hingga radius 5 km dari lokasi kejadian. Namun hingga pukul 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan. Dantim Pos SAR Bakauheni, Rifki Yusnandar, menyatakan bahwa pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu (22/03/2025) pagi dengan cakupan area yang lebih luas.
“Hasil pencarian sore ini masih nihil. Tim akan terus melakukan pemantauan malam ini dan melanjutkan pencarian esok hari,” ujarnya.
Peringatan bagi Warga
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di pantai, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Ombak besar yang datang tiba-tiba bisa menjadi ancaman bagi wisatawan maupun warga setempat.
BACA JUGA : Indahnya Berbagi! Koramil 421-09/TJB dan Polsek Tanjung Bintang Bagikan Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama
Pihak berwenang mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak yang bermain di sekitar pantai dan menghindari area yang rawan ombak besar.
Semoga pencarian korban yang masih hilang segera membuahkan hasil, dan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Hrs)












