Bandar Lampung, INC MEDIA — Suasana Hari Raya Idul Fitri yang seharusnya menjadi momen penuh kasih dan maaf, berubah menjadi mimpi buruk bagi WH (28), seorang wanita muda asal Kelurahan Way Kandis, Bandar Lampung. Ia menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilatarbelakangi oleh rasa cemburu buta dari seorang perempuan berinisial SP, pada Kamis siang (3/4/2025).

Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Gang Teratai, Jalan Ratu Dibalau. Menurut laporan yang diterima Polsek Tanjung Senang, pelaku naik pitam usai melihat WH bercanda sambil memainkan telepon genggam. Pelaku kemudian menegur dengan nada tinggi, merebut ponsel korban, dan tanpa ampun melayangkan pukulan ke wajah WH.
BACA JUGA : Tragis! Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kelurahan Sukaraja Bandar Lampung
Tidak hanya dipukul, WH juga ditendang hingga tersungkur, dijambak, dan diseret di lantai oleh pelaku yang diduga sedang dikuasai emosi.
Teriakan histeris WH membangunkan suasana rumah. Firli, sang bibik yang berada di dalam, berlari keluar dan menyaksikan keponakannya dalam kondisi mengenaskan.
“Saya langsung peluk! Dia diseret sambil dipukul! Pas saya peluk, baru pelaku berhenti. Tapi matanya itu, melotot ke saya, nggak takut sedikit pun,” kata Firli dengan suara gemetar.
BACA JUGA : Kapolda Lampung: Ibadah Ramadan Bentuk Keimanan dan Kesadaran Takdir Allah
WH mengalami luka cukup serius—memar di kaki kiri, lebam di wajah, hingga trauma psikis yang mendalam. Orang tua korban, Herlando, langsung membuat laporan resmi ke Polsek Tanjung Senang pada hari yang sama.
Penasihat Hukum Gindha Ansori Wayka menyuarakan desakan keras agar polisi segera memanggil terduga pelaku dan melakukan gelar perkara.
“Kejadian ini mencoreng hari fitri yang seharusnya menjadi momen saling memaafkan. Luka yang dialami klien kami bukan hanya fisik, tapi juga batin,” ujar Gindha, Jumat (4/4/2025).
Ia berharap proses hukum berjalan cepat dan adil. “Kami percaya pihak kepolisian dapat menangani kasus ini secara profesional dan tidak membiarkan pelaku bebas begitu saja.”
Hari yang seharusnya menjadi momen kedamaian, justru berubah menjadi lembaran kelam bagi WH dan keluarganya.
Informasi terahir yang berhasil dihimpun oleh INC MEDIA bahwa saat ini korban sedang dirawat dirumah salah satu keluarga dan jika kondisinya memburuk maka pihak keluarga akan membawa kembali ke Rumah sakit terdekat.
(Hrs)













