Pesawaran, INC MEDIA – Komitmen Polri dalam melayani masyarakat kembali ditunjukkan oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Pesawaran, Polda Lampung, yang bersama Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap korban dugaan pembunuhan bernama Alian (60) pada Sabtu malam, 15 Maret 2025 lalu. Korban diduga dibuang ke laut di perairan Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Rabu (30/04/2025).

Kapolres Pesawaran, AKBP Heri Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud AKP Suwartono, S.H., menyampaikan bahwa operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas Provinsi Lampung, Ditpolairud Polda Lampung, BPBD Pesawaran, pemerintah desa, masyarakat, serta pihak keluarga korban.
BACA JUGA: Jeritan Arina: Ayah Saya Dibunuh dan Dibuang ke Laut, Lalu Kami Ditawari Uang untuk Bungkam
Penyisiran dilakukan pada titik koordinat S 05°50.225′ E105°19.805′. Tim telah menjelajahi wilayah laut hingga radius lebih dari 3,5 mil laut.
“Berdasarkan informasi dari keluarga korban, lokasi Pembuangan Jenazah berada di sekitar Batujajar perairan Pulau Siuncal. Tim telah menyisir laut hingga radius lebih dari 3,5 mil laut. Meski hasil belum ditemukan, upaya kami tidak akan berhenti di sini, kami tetap melakukan monitoring melalui radio pelabuhan, serta koordinasi aktif dengan nelayan yang beroperasi di sekitar perairan Pulau Siuncal dan sekitarnya,” tandas Suwartono.
Operasi ini menghadapi tantangan berat akibat arus laut yang deras. Selain itu, jenazah diduga terbungkus karung dan diberi pemberat, menyulitkan upaya pencarian karena besar kemungkinan jenazah tidak mengapung dan bisa berada di dasar laut yang kedalamannya lebih dari 30 meter.
“Upaya pencarian ini telah dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali secara bertahap mulai dari tanggal 23 Maret 2025, 10 April 2025, dan hari ini 30 April 2025. Dengan keterlibatan seluruh unsur secara maksimal dan penuh semangat dedikasi,” imbuh Suwartono.
BACA JUGA : Miris! Bayi Laki-Laki Ditinggal dalam Tas di Bandar Lampung, Kini dalam Perlindungan Pemerintah
Pihak keluarga korban, melalui perwakilan anak korban, Ibu Arina, menyampaikan apresiasi atas usaha seluruh tim.
“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada tim SAR Gabungan yang sudah membantu dan mendampingi kami dalam pencarian jasad ayah kami. Walaupun jasad ayah kami belum diketemukan, sekali lagi saya mengucapkan terimakasih,” ujarnya.
Polres Pesawaran terus mengimbau masyarakat dan nelayan untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda mencurigakan di sekitar perairan tersebut. Langkah ini mencerminkan semangat Polri Presisi yang hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan kemanusiaan.
(Febri)













