Pesawaran, INC MEDIA – Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat akan turun ke jalan dalam aksi damai yang digelar Senin, 17 Maret 2025. Mereka menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran menjalankan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMP Pesawaran), yang terdiri dari gabungan lembaga, organisasi masyarakat, dan tokoh daerah, telah resmi menyerahkan surat pemberitahuan aksi ini kepada Polres Pesawaran. Surat tersebut diterima langsung oleh KBO Sat Intelkam Polres Pesawaran sebagai bagian dari prosedur hukum yang harus dipenuhi sebelum aksi berlangsung.
BACA JUGA : Dugaan Mark-Up, Pembangunan Rumah Keranda di Tubaba Dipertanyakan
Mualim Taher, koordinator utama aksi yang juga Ketua Harian Panitia Persiapan Pendirian Kabupaten Pesawaran (P3KP), menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk memastikan demokrasi berjalan dengan adil dan transparan.
“Menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak asasi yang dilindungi undang-undang. Kami ingin memastikan aksi ini berlangsung damai, tertib, dan sesuai dengan aturan,” ujar Mualim Taher.
Tuntutan Aksi
Lebih dari 3.000 massa diperkirakan akan mengikuti aksi damai ini. Mereka akan bergerak dari Kantor AMP pada pukul 09.00 WIB menuju Kantor KPU Kabupaten Pesawaran dengan membawa sejumlah tuntutan, di antaranya:
1. KPU harus menjalankan amar putusan MK terkait PSU.
2. Menuntut transparansi dalam setiap tahapan PSU.
3. Menolak segala bentuk intervensi dari pihak mana pun.
4. Mengkritisi dugaan kejanggalan dalam pengambilan keputusan oleh KPU.
5. Memastikan KPU tetap netral demi tegaknya demokrasi.
BACA JUGA : Sikap Ketua KPU Pesawaran Tuai Kontroversi, Pers Dihadapkan pada Ancaman
Mualim Taher juga mengajak masyarakat yang peduli terhadap demokrasi untuk ikut serta dalam aksi damai ini. Bagi yang ingin bergabung, pendaftaran dapat dilakukan melalui nomor kontak yang tertera di spanduk dan poster, atau langsung datang ke Kantor AMP.
“Ini bukan sekadar aksi protes, tapi perjuangan bersama demi keadilan pemilu yang bersih dan transparan. Mari bersama-sama kawal demokrasi di Pesawaran,” tegasnya.
(Febri)












