Bandar Lampung, (INC MEDIA) — Sempat menggegerkan warga, Identitas pria yang ditemukan tewas di selokan, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Muhamad Berlian (28), seorang warga Komplek Yuka, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Panjang, Kompol Martono, menjelaskan bahwa korban merupakan seorang pekerja swasta yang mengendarai motor Yamaha Mio merah dengan nomor polisi B 9373 NBU saat insiden terjadi.
“Korban mengalami kecelakaan tunggal sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga, korban hilang kendali saat melintas dari Telukbetung menuju Panjang dan masuk ke selokan yang cukup dalam,” jelas Martono, Rabu (1/1/2025).
BACA JUGA : Hampir Tiga tahun kasus dugaan ijasah palsu aparat desa, di kejari pesawaran Mak jelas
Korban mengalami luka serius di bagian kepala, wajah, dan muka akibat kecelakaan tersebut. Motor yang dikendarainya ditemukan dalam kondisi rusak berat di lokasi kejadian.
“Korban diketahui bekerja di sebuah bar dan sedang dalam perjalanan menuju Panjang saat kecelakaan terjadi,” tambah Martono.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandar Lampung, Iptu Gunawan, mengatakan, kecelakaan terjadi saat korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Teluk Betung menuju Way Lunik.
“Korban hilang kendali (out of control) di lokasi kejadian, menabrak median jalan sebelah kiri, dan masuk ke selokan yang berada di pinggir jalan. Motor korban juga mengalami kerusakan parah,” jelas Gunawan.
BACA JUGA : Diskon Listrik 50% mulai diterapkan BESOK 1 Januari Hingga 28 Februari 2025
Kejadian tragis ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Unit Laka Lantas Polresta Bandar Lampung langsung menangani kasus ini. Polisi juga menghubungi keluarga korban dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di waktu dini hari. Kecepatan tinggi dan kurangnya kontrol saat melaju di jalanan dapat berakibat fatal.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas dan perlunya meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur-jalur yang rawan kecelakaan.**













