Pringsewu, INC MEDIA – Suasana penuh haru, kehangatan, dan kebahagiaan menyelimuti pertemuan akbar Keluarga Besar Bani Abdullah Muslihah dalam acara Halal Bihalal yang digelar di Desa Tambah Rejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Rabu (2/4/2025)
Acara yang berlangsung pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H ini menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan keluarga dari berbagai generasi, mulai dari anak, cucu, hingga cicit yang datang dari Palembang dan Pringsewu, Lampung.
Kemeriahan acara diawali dengan doa bersama untuk para leluhur, dipimpin langsung oleh Ketua Panitia. Momen ini menjadi saat yang penuh makna, mengenang jasa dan perjuangan para pendahulu yang telah menjadi pilar keluarga besar ini.
BACA JUGA : Digitalisasi Sertifikat Tanah: Solusi Keamanan atau Ancaman Baru?
Setelah itu, acara semakin semarak dengan penampilan Tari Gending Sriwijaya yang memukau. Tarian khas Palembang ini dibawakan oleh cucu-cucu Bani Abdullah Muslihah dari Pringsewu, sebagai bagian dari grup tari binaan Bapak Samsir Kasim. Tak kalah menarik, Tari Ya Saman yang ceria dan energik juga turut dipersembahkan oleh cucu-cicit keluarga besar, semakin menambah kemeriahan dan mempererat rasa kebersamaan.
Namun, bukan hanya hiburan yang menjadi inti acara ini. Halal bihalal kali ini juga menjadi momentum untuk saling bermaafan, memperkuat ikatan kekeluargaan, serta meneguhkan nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan mengusung tema “Wong Kito Galo Jangan Langguk, Adat Dipangku Syariat Dijunjung, Jaga Silaturahmi Perkuat Ikatan Keluarga,” acara ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga tradisi dan mempererat hubungan keluarga.
BACA JUGA : Diterpa Isu Hoax, Menteri Agama Tunjukkan Sikap Negarawan
Salah satu momen yang paling ditunggu adalah penyerahan silsilah keluarga besar dari keluarga Palembang kepada Ibu Siti Maimunah. Secara simbolik, silsilah tersebut diserahkan kepada Bapak Samsir Kasim untuk dibacakan dan dijelaskan kepada seluruh keluarga yang hadir. Hal ini menjadi bagian penting dalam mengenalkan asal-usul keluarga kepada generasi penerus agar terus menjaga tali persaudaraan.
Sebagai tanda kasih dan kenang-kenangan, keluarga Palembang juga menyerahkan cinderamata kepada keluarga besar di Pringsewu. Hal ini semakin menguatkan kebersamaan yang telah terjalin erat sejak lama.
Acara halal bihalal ini semakin istimewa dengan kehadiran berbagai tokoh masyarakat dan agama, di antaranya Hi. Irwan Syahputra, selaku pimpinan Top Central, perusahaan manufaktur karoseri bak truk terbesar di Lampung, serta Abidin Absol selaku Dewan Penasehat PWRI Kabupaten Pringsewu. Kehadiran mereka turut memberikan warna dalam perhelatan besar ini.
Tak hanya menjadi ajang pertemuan, halal bihalal ini juga menjadi sarana mengenang para leluhur yang telah berpulang. Nama-nama yang selalu dikenang dalam keluarga besar ini antara lain:
Siti Maimunah binti Abdullah, Husin (Alm.), Abdullah (Alm.), Ahmad (Alm.), Yahya (Alm.), Abunayah (Alm.), M. Musa (Alm.), Abdul Hamid (Alm.), M. Ridwan (Alm.), Anang Uning (Alm.), M. Zen (Alm.), Samsudin (Alm.), Abdul Somad (Alm.), dan Lam Zulat (Alm.).
Dengan keberhasilan acara yang begitu meriah, banyak anggota keluarga berharap agar tradisi halal bihalal ini tetap berlangsung setiap tahun. Bukan sekadar pertemuan, tetapi sebagai warisan budaya dan kebersamaan yang harus terus dijaga untuk mempererat tali persaudaraan lintas generasi.
Semoga tradisi ini terus terjaga dan semakin memperkuat ikatan kasih sayang dalam keluarga besar Bani Abdullah Muslihah!
(Redaksi)














