Pesawaran, INC MEDIA — Tinggal hitungan bulan Pemilu 2024 Akan digelar, situasi dan dinamika politik di negeri ini juga makin dinamis. Setiap hari kita melihat gerakan-gerakan juga manuver-manuver politik. Sementara itu isu netralitas ASN selalu menjadi sangat penting. ASN memiliki peran strategis dalam pelaksanaan pemerintahan di masa jelang pemilu, sehingga netralitasnya sangat diperlukan demi terciptanya pemilu yang kondusif.
Namun Pelanggaran Demi Pelanggaran Terus terjadi, belum lama ini Seorang camat di pesawaran Heboh tertangkap basah membawa Alat Peraga Kampanye (APK) Milik salah satu Paslon dan saat ini di kabupaten yang sama, tepatnya di kantor Desa Sukaraja ditemukan ribuan APK berbentuk Stiker bergambar salah satu Paslon Bupati dan wakil Bupati Nanda-Antonius.
Baca Juga : Bawaslu Pesawaran Kebut Tuntaskan Laporan Kasus Pelanggaran Camat Tak Netral
Warga temukan ribuan stiker bergambar pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Pesawaran nomor urut 2 Nanda Indira-Antonius di dalam laci ruangan kerja Kepala Desa Sukaraja, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (7/10/2024).
Terpantau dilokasi di depan kantor Desa Sukaraja saat ini dijaga ketat oleh petugas kepolisian dari Polres Pesawaran. Bahkan di depan pintu masuk dijaga berlapis.
Informasi yang didapat di lokasi, warga mendapatkan informasi bahwa di kantor Desa Sukaraja di temukan ribuan APK berupa stiker dugaan – dugaan pelanggaran pemilu dari paslon nomor urut 2, Nanda-Anton.
Atas laporan dari warga tim dari paslon nomor urut 1, Aries Sandi DP-Supriyanto mendatangi lokasi di Desa Sukaraja, Minggu (6/10) malam. Namun, karena hari libur kantor Desa Sukaraja baru bisa dibuka keesokan harinya.
Baca Juga : Camat di Pesawaran Terjerat Kasus Pelanggaran Netralitas ASN. Iskardo : Netralitas ASN Adalah Harga Mati
Sempat memicu ketegangan antar kedua pendukung Paslon 01 dan 02 pada Pilkada Pesawaran, kejadian tersebut terjadi pada Minggu dinihari, berawal setalah adanya informasi dari warga bahwa diduga ada yang disembunyikan di Kantor Desa Sukaraja Kec. Gedong Tataan Kab. Pesawaran, ketegangan tersebut sempat dilerai pihak Kepolisian dan Bawaslu setempat.
Keesokan harinya Pantauan pada Pukul 09.22 WIB, pintu kantor Desa Sukaraja sudah dibuka dan di dalam terlihat petugas dari KPU, Bawaslu, kepolisian Polres Pesawaran.
Dan sekitar pukul 09.44 WIB pemeriksaan terhadap temuan dugaan stiker bergambar paslon nomor urut 2, Nanda-Anton selesai dan tim dari paslon nomor urut 1, Aries Sandi DP- Supriyanto akan melaporkan terkait temuan ribuan stiker bergambar paslon nomor urut 2, Nanda-Anton di dalam laci ruang kerja Plt Kepala Desa Sukaraja, Widiyantoro kepada Bawaslu Pesawaran.
Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran Fatih Hunajah saat dihubungi melalui pesan WhatsApp nya, menyampaikan “Nanti sore kita Press Conference aja ya”, ujarnya.
(Team)
Ikuti Channel WhatsApp INC MEDIA















